Yuan Melakoni Debut Profesional

0

Salah satu pegolf andalan China ketika membela negaranya dalam cabang olahraga golf Asian Games XVIII pekan lalu, Yuan ”Carl” Yechun, telah resmi menanggalkan status amatirnya dan beralih profesional.  Yuan melakoni debut profesionalnya pekan ini ketika mengikuti ajang PGA TOUR Series China, Suzhou Open yang berlangsung hari ini (30/1).

Pegolf berusia 21 tahun ini menanggalkan status amatirnya persis dua hari setelah ikut mempersembahkan medali perak untuk nomor beregu. Kini ia pun bakal menghadapi tekanan yang berbeda sebagai profesional.

”Bermain pada ajang Asian Games jelas berbeda daripada bermain dalam ajang profesional karena kami mewakili negara kami dan Anda mendapat banyak tekanan, tapi pengalaman itu adalah pengalaman yang sungguh bermakna. Saya belajar banyak dengan melihat para atlet dari berbagai negara, dan bagaimana mereka bersaing,” tutur Yuan yang menjadi pegolf amatir kedua yang menjuarai PGA TOUR Series China bulan Juli lalu—rekan senegaranya Jin Cheng melakukan hal tersebut untuk pada November 2014.

”Saya akan memainkan ajang pada pekan ini dengan hati yang sama seperti biasanya. Rasanya keren juga bisa melakukan sesuatu yang saya senangi untuk menopang hidup. Saya mesti tetap rileks dan melakukan hal yang biasa saya lakukan. Selain mendapatkan cek, tak banyak yang berubah,” sambungnya.

Ketika menjuarai Yantai Championship bulan Juli lalu, Yuan jelas tak bisa menerima hadiah uang sebesar RMB270.000 lantaran status amatirnya. Itu sebabnya, pekan ini ia berniat untuk menebusnya ketika mulai berlaga di Jinji Lake Golf Club, lapangan yang didesain Gary Player.

”Saya sangat bersemangat karena ini lapangan bagus. Saya menyukainya. Lapangan ini memadukan beragam gaya dan saya belum pernah melihat lapangan seperti ini sebelumnya. Sembilan hole pertamanya berbeda jauh dengan sembilan hole terakhirnya, tapi ini lapangan yang bagus dengan kondisi yang sangat bagus,” imbuhnya lagi.

Menurutnya, lapangan ini menuntut pemain untuk bisa memukul bola sejauh mungkin lantaran layout-nya memungkinkan hal tersebut. ”Anda tak bisa sekadar memukul bola dan berharap mendapat skor yang bagus, terutama dalam kondisi yang berangin. Tapi saya berharap bisa main bagus pekan ini,” tutupnya.

 

”Mudah-mudahan saya bisa mengejar ranking. Saya menargetkan masuk 50 besar Order of Merit.” – Rory Hie

 

 

Pegolf asal Inggris Callum Tarren, yang kini berada di posisi kedua Order of Merit, bakal berusaha untuk meraih hasil maksimal pekan ini. Hasil yang soli jelas akan membantunya untuk mengejar pegolf Amerika Charlie Saxo, yang memimpin Order of Merit.

Tarren telah mendapatkan suntikan semangat seusai menikmati pengalaman yang positif ketika mengikuti ajang D+D Real Czech Masters di Praha pekan lalu. Ia sempat menjadi salah satu pimpinan klasemen setelah putaran pertama, lalu akhirnya finis di posisi T29.

Pegolf Indonesia Rory Hie juga turut berpartisipasi pada ajang pekan ini. Rory akan berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan hasil yang solid.

”Mudah-mudahan saya bisa mengejar ranking. Paling tidak, saya menargetkan masuk 50 besar supaya tidak perlu mengikuti Q-School lagi tahun depan,” ujar Rory.

Saat ini ia berada di peringkat 70 setelah memainkan lima turnamen.

Share.

Leave A Reply