Yuan dan Ree Mendominasi

0

Pegolf tuan rumah Yuan ”Carl” Yechun dan pegolf Amerika Ryann Ree mendominasi putaran kedua ajang Macau Championship. Keduanya sama-sama membukukan skor total 11-under 131 dengan keunggulan satu stroke dari pegolf Korea Kevin Lee.

Yuan yang tengah berusaha meraih kemenangan pertamanya sebagai pegolf profesional, berhasil embukukan birdie di hole 11, 15, dan 17 di sembilan hole pertamanya. Ia lantas menambah empat birdie lagi di sembilan hole keduanya, di antaranya dengan tiga birdie di tiga hole terakhirnya.

Yuan yang terkenal memiliki pukulan jauh, memanfaatkan kemampuannya itu di hole terakhirnya, hole 9 par 4 yang berjarak 410 yard dog-leg. ”Driver penuh buat saya sekitar 310 yard ke tengah green. Itu jarak yang bagus, jadi saya yakin saja. Lagipula itu hole terakhir, jadi kenapa tidak dicoba saja,” ujar Yuan yang sempat bermain sebagai mahasiswa di University of Washington selama tiga tahun.

Sejauh ini, Yuan memang telah mencatatkan hasil yang positif. Usai beralih profesional bulan Agustus lalu, ia finis sebagai runner-up di Suzhou Open awal September ini, lalu finis di peringkat 8 pada Qinhuangdao Championship. Ia bahkan sempat menjuarai Qingdao Championship pada bulan Juli lalu, ketika masih berstatus amatir.

”Saya sudah beberapa kali bermain di grup terakhir, jadi saya tahu bagaimana rasanya,” ujar Yuan, kini berada di peringkat 25 Order of Merit. Sejauh ini ia sudah mengumpulkan RMB207.000 dari dua turnamen dan berniat untuk bisa menang pekan ini agar bisa mengamankan statusnya bermain pada Web.com Tour tahun depan.

”Saya juga sudah tahu bagaimana caranya menang, jadi saya pikir saya sudah siap,” tandas Yuan.

”Saya berharap bisa menang di sini dan main bagus dalam dua turnamen berikutnya….” — Ryann Ree

Sementara itu, Ryann Ree yang merupakan lulusan San Diego State University tahun 2016, bermain tanpa bogey untuk kedua kalinya secara berturut-turut. Ia kini membuka peluang untuk mencatatkan kemenangan pertamanya pada PGA TOUR Series-China.

”Hari ini (sebenarnya) jauh lebih sulit. Angin benar-benar berembus dengan arah yang berlawanan ketimbang kemarin. Semua par 5 dimainkan melawan angin dan kemarin semua par 5 dimainkan searah angin,” ujar Ree.

Pegolf berusia 24 tahun ini membukukan lima birdie tanpa bogey pada hari pertama, dan mencatatkan enam birdie tanpa bogey kemarin (28/9). Pada hari kedua itu, ia mencatatkan tiga birdie di sembilan hole pertama dan menambah satu lagi di hole 13, sebelum akhirnya menutup dengan dua birdie berturut-turut.

”Saya belum mencapai target-target saya tahun ini. Jadi, saya berharap posisi (memimpin) ini menjadi langkah pertama. Saya berharap bisa menang di sini dan main bagus dalam dua turnamen berikutnya untuk bisa mendapatkan kartu Web.com our atau main di babak final qualifying,” tutur Ree.

Pada putaran kedua kemarin terjadi tiga hole-in-one di hole 10. Pegolf China Li Haoyuan, 21 tahun, menjadi pemain pertama yang berhasil melakukannya dengan 8-iron. Pegolf Kanada Richard Jung, yang menjuarai Suzhou Open mengikuti jejak Li dengan memainkan 9-iron. Adapun pegolf Hong Kong Alvin Cheung melakukannya dengan 7-iron.

Sementara itu, perjuangan pegolf Indonesia untuk mengamankan peringkatnya pada Order of Merit PGA TOUR Series China mengalami jalan terjal. Kemarin Rory hanya bisa bermain 2-over 73. Dengan skor total 5-over 147, ia harus pulang lebih awal.

Share.

Leave A Reply