World Junior Golf Championship Dimulai Hari Ini

0

Damai Indah Golf kembali menggelar World Junior Golf Championship yang mulai bergulir hari ini (5/6). Kejuaraan junior kelas dunia ini merupakan gelaran yang ke-24, sekaligus menunjukkan komitmen berkesinambungan sejak pertama kali digelar pada 1993.

Tahun ini, tercatat 141 peserta turun berpartisipasi. Mereka berasal dari 20 negara di seluruh dunia. Sebagai tuan rumah, Indonesia sendiri menurunkan 39 peserta, sekaligus menjadi negara dengan jumlah peserta terbanyak, dengan Thailand menurunkan 31 pegolf junior.

Tahun ini kejuaraan ini mendapat dukungan besara dari  Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara) selaku sponsor utama. Langkah ini menambah portofolio Himbara dalam mendukung olahraga golf di Indonesia setelah sebelumnya mendukung penyelenggaraan turnamen profesional. Dengan demikian, turnamen  ini pun resmi bernama Himbara World Junior Golf Championship. Adapun Ciputra berperan sebagai presenting sponsor.

”Turnamen ini membawa misi utama, yaitu memberikan kesempatan kepada para peglf junior Indonesia untuk bertanding dalam tingkat kompetisi yang lebih tinggi dan ketat. Nantinya, dari kejuaraan ini akan lahir bibit-bibit pegoelf Indonesia yang siap bertanding di dunia internasional serta memupuk prestasi,” ujar Ketua Panitia Pelaksana Turnamen Sutopo Kristanto.

Sutopo melanjutkan, tahun ini penyelenggara menghadirkan kategori baru untuk dipertandingkan, yaitu kategori Best Gross Overall. Kategori ini merupakan kategori individual yang berhasil membukukan skor terbaik pada kejuaraan kali ini. Pemenangnya akan mendapatkan Piala Ciputra.

Trofi tersebut akan melengkapi Piala Gubernur DKI Jakarta yang akan diberikan kepada tim terbaik untuk putra dan putri, selain juga trofi Overall Champion untuk pemenang kelas A dan B di kategori Putra dan Putri. Selain itu, Lowest Daily Score juga akan diberikan bagi para peserta yang mencatatkan skor terendah harian, baik untuk peserta putra maupun putri.

Tahun ini, kejuaraan ini mendapatkan satu negara peserta baru, yaitu Uni Emirat Arab. Meskipun hanya menurunkan satu peserta, hal ini tentu menunjukkan bahwa status turnamen ini sudah menjadi perhatian asosiasi-asosiasi golf di seluruh dunia.

Sutopo juga mengungkapkan dalam tiga tahun ke depan penyelenggara berencana untuk meningkatkan status turnamen ini agar bisa masuk ke dalam sirkuit golf junior tingkat dunia. Jika hal ini bisa terwujud, tidak hanya status turnamen menjadi lebih baik, tapi kualitas pesertanya juga diharapkan akan jauh lebih tinggi lagi.

Share.

Leave A Reply