Winslow Menjuarai PGA TOUR Series-China Q-School No. 2

0

Pegolf Amerika Serikat Joseph Winslow berhasil menjuarai PGA TOUR Series-China Q-School No. 2 kemarin (11/2). Ia memastikan posisi tersebut setelah membukukan total skor 12-under 276 dan unggul empat stroke dari pesaing terdekatnya yang juga rekan senegaranya Ryan Ree. Keberhasilan ini sekaligus menghapus kegagalannya pada kualifikasi PGA TOUR Latinoamerica lalu ketika ia memimpin pada akhir putaran ketiga, namun bermain 80 pada hari terakhir.

Winslow memang menjadi bintang pada kualifikasi ini setelah berbagi peringkat pertama dalam 36 hole, dan memimpin tiga stroke dari Ree setelah memainkan 54 hole. Namun, persaingan pada putaran final berlangsung seru lantaran Ree berhasil mengawali dengan empat birdie dan menyamakan kedudukan dengan Winslow yang hanya mendapat satu birdie. Bahkan Winslow sempat tertinggal setelah mendapat bogey di hole 5. Beruntung Ree kena double bogey di hole 6.

Winslow memanfaatkan peluang tersebut untuk bangkit dan membukuan birdie di hole 8, 9, dan 10 sebelum kemudian mendapat bogey di hole 11. Ia kembali mendapat birdie di hole 14 dan mendapat par di empat hole tersisa, yang sekaligus memberinya kemenangan.

”Saya merasa sangat puas. Ini pekan yang sangat sukses, saya berhasil memainkan empat putaran yang solid. Saya datang ke pekan ini dan merasa permainan saya bagus, dan sangat menyenangkan bisa bermain dan mengeksekusi tiap pukulan,” ujar Winslow.

”Ryann memberi tekanan buat saya di beberapa hole pertama. Dia membukukan empat birdie berturut-turut dan saya mendapat bogey di hole kelima dan kehilangan posisi teratas, tapi saya mengingatkana diri untuk memainkan permainan saya sendiri, meneguhkan mental dan itulah yang terjadi,” imbuhnya.

”Hal yang membuat saya paling bangga ialah penyesuaian yang saya inginkan berdasarkan apa yang terjadi di Bogota (pada PGA TOUR Latinoamerica Q-School) berjalan dengan baik,” ujar Winslow. Prestasi terbaiknya pada PGA TOUR Latinoamerica tahun lalu ialah T9 pada ajang 64 Aberto do Brasil, Oktober 2017 lalu.

Sementara itu, Quincy Quek, yang bermain pada kancah Asian Tour berhasil mendapatkan kembali statusnya pada PGA TOUR Series-China, persis sepekan setelah dua pegolf Singapura lainnya, Joshua Shou dan Jesse Yap mendapatkan status kondisional pada Tour yang menjadi batu loncatan ke Web.com Tour dan PGA TOUR ini.

”Putaran yang bagus untuk kembali mendapatkan kartu saya. Saya sangat senang berhasil mengamankan 14 turnamen untuk tahun ini,” ujar pegolf berusia 30 tahun ini. Quek sempat bermain pada Tour ini pada 2014 dan 2015. ”Tahun 2014, saya dapat status kondisional di China dan memainkan banyak turnamen (20 dari 24 turnamen pada 2014 dan 2015). Senang juga melihat Joshua dan Jesse mendapat status kondisional, terutama karena mereka baru beralih pro. Saya juga senang PGA TOUR China kembali dan saya tak sabar untuk menjalani musim ini.”

Namun, Arie Irawan, yang sebelumnya berpeluang menjadi pegolf Malaysia pertama yang memegang kartu PGA TOUR Series-China. Kemarin ia bermain 76 dan harus finis di posisi 24 dan hanya mendapat status kondisional.

”Saya kira saya merasa lega. Kalau bisa mendapat cukup kesempatan bermain, saya akan senang. Saya cukup kecewa karena tak mendapat keanggotaan penuh, tapi kalau bisa main di sejumlah ajang, saya bakal merasa senang,” ujar Irawan yang pernah dua kali menjuarai turnamen Asian Development Tour.

PGA TOUR Series-China tahun ini akan memainkan 14 turnamen setelah sempat jeda pada tahun lalu. Sebelum turnamen pertama, Chengdu Championship dimainkan di Luxehills International Country Club, Mainland China Qualifying Tournament bagi para pemegang paspor China akan dimainkan di Wolong Lake Golf Club di Liuzhou City, Guangxi pada 27 Februari sampai 2 Maret mendatang.

Share.

Leave A Reply