Winslow Berpeluang Menebus Kegagalan

0

Pegolf Amerika Serikat Joseph Winslow berpeluang menebus kegagalan ketika bermain pada kualifikasi PGA TOUR Latinoamerica dengan mempertahankan posisi teratas pada PGA TOUR Series-China Q-School No.2. Pada putaran ketiga kemarin (10/2), ia membukukan skor 4-under 68 dan unggul tiga stroke.HAINAN

Pegolf berusia 25 tahun tersebut mencatatkan total 9-under 207 dan berada tiga stroke lebih baik dari rekan senegaranya Ryan Ree. Pemain jangkung ini menunjukkan keinginan kuatnya untuk meraih kartu PGA TOUR Series-China, yang merupakan pintu menuju Web.com Tour dan PGA TOUR, dengan membukukan birdie di hole 2 dan eagle di hole 4.

Ia sempat mendapat bogey di hole 6, namun mendapatkan birdie lagi di hole 8, 9, 11, dan 14 untuk 11-under. Sayang ia sempat mendapat double bogey di hole 16.

Meski demikian, Winslow menilai putarannya kemarin masih terbilang solid. ”Pukulan saya bagus, terutama di 10, 11 hole pertama. Putting saya juga sangat solid, pukulan short game saya juga tajam. Sayang saya gagal memanfaatkan beberapa peluang. Secara keseluruhan permainan saya solid, dan saya bisa melakukan apa yang mesti saya lakukan, meskipun seharusnya bisa lebih baik lagi,” tuturnya.

Putaran final yang berlangsung hari ini akan menjadi sangat penting bagi Winslow. Ia tak ingin peristiwa di kualifikasi PGA TOUR Latinoamerica terjadi lagi. Kala itu ia memimpin, namun harus finis di peringkat 17 lantaran main 80 pada putaran final.

”Mungkin itulah pelajaran terbesar buat saya dan sesuatu yang mesti saya pelajari buat saya tahun 2018 ini. Segera sesudah saya menuntaskan putaran tersebut, saya terus memikirkan putaran final besok selama dua pekan. Saya ingin membalas kegagalan itu dengan lolos PGA TOUR Series-China,” ujar Winslow yang sempat memainkan 12 turnamen pada PGA TOUR Latinoamerica.

Adapun pegolf asal Malaysia Arie Irawan kemarin juga bermain bagus dan berpeluang menjadi satu dari 15 pegolf yang meraih hak main penuh pada PGA TOUR Series-China. Meskipun memainkan putaran pertama dengan skor 75, Irawan bermain bagus pada dua putaran selanjutnya dengan membukukan skor 69 dan 68. Ia kini berpeluang menjadi pegolf Malaysia pertama yang meraih kartu pada Tour tersebut.

”Senang rasanya. Saya berusaha tetap sabar di lapangan. Pukulan saya tidak sedekat kemarin, juga tak berhasil memasukkan banyak putt, tapi saya cukup puas karena finis dengna tiga birdie, lebih baik daripada double bogey kemarin,” ujar Irawan.

Setelah sempat mengalami kecelakaan yang membuat bahunya harus dipasangi logam pada awal 2016, Irawan kini berniat untuk bermain penuh di China agar bisa menembus Web.com Tour.

Kualifikasi bagi para pegolf China akan dilangsungkan di Wolong Lake Golf Club di Liuzhou City di Guangxi pada 27 Februari sampai 2 Maret.

Share.

Leave A Reply