Watson Berbagi Pengalaman dengan Tim Indonesia

0

Penyelenggaraan turnamen pada bulan-bulan jelang akhir tahun kerap mendatangkan kekhawatiran akan ditundanya pertandingan akibat kondisi cuaca. Hal itulah yang terjadi pada putaran ketiga ajang Asia-Pacific Amateur Championship kemarin (6/10). Persis pukul 12:47, sirene berbunyi menandakan putaran ketiga harus ditunda akibat ancaman petir.

Tapi penundaan ini justru mendatangkan berkah bagi para peserta. Baik mereka yang sudah menuntaskan 18 hole hari ketiga, maupun mereka yang harus menunggu cuaca yang kondusif akhirnya lebih banyak menghabiskan waktu di ruang makan clubhouse di Sentosa Golf Club. Area berlatih di ruang terbuka menyebabkan berlatih juga bukan opsi.

Pada saat-saat seperti itulah pegolf legendaris asal Amerika Serikat Tom Watson menyambangi tiap meja yang dihuni oleh para peserta, ofisial, dan pelatih. Watson, yang didampingi oleh Direktur R&A Asia Pasifik Dominic Wall, menghabiskan waktu selama beberapa menit bersama tiap tim dan membagi pengalaman berharganya.

Tim Indonesia yang secara lengkap berkumpul pada siang itu juga tak luput dari pengalaman berharga ini. Watson bahkan menghabiskan hingga sekitar 10 menit berbincang dengan Naraajie Emerald Ramadhan Putra, Almay Rayhan Yagutah, Jonathan Wijono, dan M. Rifqi Alam Ramadhan, yang juga didampingi oleh Pelatih David Milne.

Watson menuturkan pengalamannya berhasil menjuarai sejumlah Major tanpa memainkan permainan terbaiknya.

Watson, di antaranya, menuturkan pengalamannya bagaimana ia berhasil menjuarai sejumlah Major tanpa memainkan permainan terbaiknya. Ia juga memberikan selamat dan memuji Naraajie yang nyaris mencatatkan rekor skor terendah di New Tanjong Course Sentosa Golf Club.

Pada putaran ketiga itu, Naraajie kembali bangkit dan membuat nama Indonesia kembali menjadi sorotan pada turnamen yang memasuki penyelenggaraan ke-10 ini. Ia telah membukukan skor 8-under hingga hole 16, namun harus puas dengan 7-under 63 usai membukukan bogey di hole 17. Skor total 7-under 203 miliknya membuatnya hanya berjarak 3 stroke dari duo pimpinan klasemen, Lloyd Jefferson Go dari Filipina dan juara bertahan Lin Yuxin dari China.

Ajang Asia-Pacific Amateur Championship akan memainkan putaran finanya pada hari Minggu (7/10) ini mulai pukul 07:15 waktu Singapura. Juara pada edisi kali ini tak hanya akan mendapat hak bermain di Augusta untuk mengikuti The Masters, tapi juga akan menuju Royal Portrush untuk berpartisipasi pada ajang The Open Championsip.

Share.

Leave A Reply