Voke Raih Gelar Kedua PGA TOUR Series-China

0

Pegolf asal Selandia Baru Nick Voke akhirnya meraih gelar keduanya pada PGA TOUR Series-China setelah pada putaran final kemarin (30/9), berhasil bermain 5-under 66 untuk membantu memberinya keunggulan dua stroke kemenangan pada Macau Championship.

Voke, yang bermain di grup terakhir, berhasil tampil luar biasa, terutama di empat hole terakhirnya, yang membuatnya mengumpulkan skor total 15-under 269. Gelar ini sekaligus gelar keduanya secara berturut-turut, setelah sebelumnya menjuarai Qinhuangdao Championship.

Bermain tiga stroke di belakang duo pimpinan klasemen Joseph Winslow dan Todd Baek, membukukan tiga birdie dan dua bogey di sembilan hole pertamanya. Memasuki sembilan hole terakhir, Voke seakan mengeluarkan permainan terbaiknya untuk mencatatkan birdie di hole 13 dan 15, sebelum akhirnya mencatatkan eagle di hole 17.

”Hari yang besar (buat saya). Di sembilan hole pertama, puulan saya tidak begitu bagus. Saya melakukan pukulan approach di bawah rata-rata. Untungnya, saya berhasil memukul bola lebih dekat lagi ke pin di hole 9 dan memasuki sembilan hole berikutnya dengan 1-under. Saya benar-benar ingin mendapatkan momentum di sembilan hole terakhir itu,” tutur Voke yang berada di posisi T3 sebelum mencatatkan eagle di hole 17.

”Saya melakukan drive yang bagus di hole 17 dan menyisakan 241 yard ke pin. Saya hanya berniat memukul sekitar 230 yard, tapi berhasil finis sekitar 29 kaki dari pin. Sambil jalan ke sana saya sadar kalau dua putt bakal berdampak besar (untuk menang). Jadi, saya melakukan putt dengan kecepatan yang bagus, dan bola berhasil bergulir masuk ke lubang.”

Nick Voke menjadi pegolf pertama setelah Dou ”Marty” Zecheng yang sukses menjuarai ajang PGA TOUR Series-China dua kali berturut-turut pada 2016.

Voke, kini berada di peringkat 17 Order of Merit PGA Tour of Australasia, menyebut kunci permaiannya pekan ialah driving dan putting dari jarak 5-15 kaki. Selain itu, approach yang strategis juga menjadi bagian suksesnya.

Kemenangan ini sekaligus memberi Voke hadiah uang senilaiRMB270.000. Jumlah ini cukup untuk membawanya menduduki peringkat ketiga Order of Merit dengan total raihan RMB602.000. Ia juga menjadi pegolf pertama setelah Dou ”Marty” Zecheng yang sukses menjuarai ajang PGA TOUR Series-China dua kali berturut-turut pada 2016.

Sementara itu, pegolf Amerika Trevor Sluman akhirnya finis di peringkat kedua. Bermain 4-under 67 pada putaran final kemarin, ia membukukan skor total 13-under 271.

Pada putaran akhir itu, Sluman membukukan tiga bogey dengan tujuh birdie, termasuk birdie di hole terakhir. Ia kini berada di posisi 9 Order of Merit.

”Hasil kali ini jelas mengubah pola pikir untuk memainkan dua turnamen berikutnya, dan berusaha agar bisa masuk lima besar. Keseluruha target saya sejak awal tahun ialah meraih 10 besar dan menuju babak final (Qualifying Web.com Tour), jadi saya sangat bersemangat untuk mengikuti dua turnamen lagi di Zhuhai dan Hong Kong,” tutur Sluman.

Sementara itu, perjuangan pegolf Indonesia Rory Hie untuk bertahan di Tour ini kian berat. Rory gagal lolos cut pada Macau Championship ini sehingga belum bisa memperbaiki peringkatnya. Kini ia berada di posisi 74 setelah mengumpulkan RMB58987. Ia harus mencatatkan hasil yang luar biasa dalam dua turnamen tersisa untuk menghindari Q-School.

Share.

Leave A Reply