Tuan Rumah Berbalik Pegang Kendali

0

Pegolf tuan rumah berbalik mengambil alih kendali pada ajang GS Caltex Maekyung Open Golf Championship kemarin (4/5). Lee Dongha memimpin pada akhir putaran kedua setelah bermain dengan skor 3-under 68 dan membukukan total skor 136.

Lee, yang baru saja menjadi seorang ayah setelah kelahiran putrinya bulan Februari lalu, berpeluang menambah sukacita dalam keluarganya ketika ia berusaha mengejar gelar Asian Tour pertamanya. Total skornya tersebut memberinya keunggulan dua stroke dari para pesaingnya.

Dalam putaran keduanya tersebut, Lee membukukan 4 birdie dengan sebuah eagle, dan 3 bogey untuk menempatkan dirinya di puncak klasemen. Eagle tersebut ia bukukan di hole 14 par 5. Menggunakan 3-wood untuk pukulan tee-nya, pukulan keduanya berhasil mengantarkan bola ke tepi green sekitar 10 kaki dari lubang, sebelum akhirnya ia berhasil memasukkan putt dari sana.

”Saya sangat senang dengan permainan saya terutama mengingat penggung saya sempat kaku pagi tadi sehingga mengganggu permainan,” tutur Lee yang semula menggemari sepakbola.

”Saya pikir akhir pekan ini kami bakal menghadapi angin yang kencang dan kuncinya ialah sabar dan mengadaptasikan pukulan sesuai arah angin.”

Sementara itu, Ajeetesh Sandhu yang sempat memimpin pada hari pertama harus bergeser ke tempat kedua lantaran kemarin ia hanya membukukan even par 71. Pegolf Korea lainnya, Joo Heungchol, juga berada di posisi yang sama dengannya.

”Hari ini (kemarin) jauh lebih berat dengan angin yang berputar dan saya merasa kesulitan bermain di lapangan. Dan anginnya berembus ke mana-mana sehingga menyulitkan melakukan pukulan,” tutur Sandhu.

Meski demikian, dengan selisih hanya dua stroke dan berada di peringkat kedua, ia masih merasa positif untuk peluangnya meraih hasil maksimal.

”Kapan pun Anda berada dekat dari pimpinan klasemen, Anda tahu kalau Anda punya peluang bagus (untuk menang),” imbuhnya.

Pegolf Thailand Jazz Janewattananond (3-under 139) juga membuka peluangnya untuk menambah koleksi gelar Asian Tour setelah ia menang di Bangladesh tahun 2016 lalu. Bermain 1-under 70 pada putaran kedua, ia memberi posisi yang bagus untuk memainkan putaran akhir pekan. Dan seperti halnya para pemain lain, Jazz juga menegaskan betapa beratnya putaran kedua tersebut.

”Meskipun tidak hujan seperti kemarin (putaran pertama), angin berembus kencang dan menyulitkan permainan. Anginnya terus berembus dan berganti arah, belum lagi green yang licin. Saya pikir kondisinya bisa lebih berat lagi pada akhir pekan dan green akan menjadi sangat licin,” tuturnya.

”Saya tidak akan mengubah banyak strategi besok (hari ini). Saya punya hubungan yang baik dengan kedi saya Nick, dan kami saling bertukar pikiran. Kalau ada yang perlu diperbaiki, dia akan memberi tahu saya. Tapi saat ini, semuanya masih berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Edisi ke-37 GS Caltex Maekyung Open Golf Championship kali ini merupakan pertama kalinya ajang ini digelar bersama Asian Tour sejak terakhir kali pada 2009.

Share.

Leave A Reply