Sharma Menorehkan Rekor di Afrika Selatan

0

Shubhankar Sharma akhirnya sukses menorehkan rekor di Afrika Selatan dalam debutnya pada ajang Joburg Open. Pada putaran final yang terpaksa dituntaskan pada hari Senin kemarin (11/12), Sharma mencatatkan skor 3-under 69 untuk memastikan kemenangan dengan total 23-under 264.

Sharma yang ditempel oleh pemain tuan rumah Erik Van Rooyen berhasil mengakhiri perlombaan memperebutkan gelar juara di Randpark Golf Club, Johannesburg, Afrika Selatan setelah pesaingnya itu hanya main 66 dan harus mengakui keunggulan Sharma dengan 3 stroke.

Pegolf India berusia 21 tahun ini tak menunjukkan terusik sama sekali dengan penundaan putaran final lantaran kondisi cuaca buruk. Setelah berhenti di hole 7, kemarin ia kembali melanjutkan putaran final dengan membukukan birdie di hole 9. Ia kemudian bermain even par di sembilan hole terakhirnya untuk memastikan meraih gelar Asian Tour pertamanya pada ajang tri-sanction bersama Sunshine Tour dan European Tour ini.

”Sungguh fantastis rasanya. Saya senang akhirnya memutuskan datang ke sini setelah sempat berpikir tidak main. Rasanya saya takkan melupakan pekan ini. Ini merupakan kemenangan Asian Tour dan European Tour pertama buat saya,” ujar Sharma.

Joburg Open memang salah satu ajang yang unik. Diikuti oleh total 240 pemain, dalam dua putaran pertama para pemain memainkan dua lapangan berbeda, Bushwillow Course yang lebih pendek dan sempit dan Firethorn Course yang panjang dan relatif lebar. Sharma mengaku dirinya hanya ingin memainkan dua putaran dengan baik.

”Segera setelah mendapatkan 13-under dalam dua hari, saya pikir saya punya peluang untuk menang. Dan satu-satunya sikap saya ialah untuk tetap agresif. Bahkan saat saya memimpin, saya tak pernah berpikir untuk mempertahankan keunggulan. Target saya sebenarnya malah 25-under,” ujar Sharma lagi.

Kemenangan ini jelas sangat istimewa bagi Sharma. Selain memberinya kemenangan Asian Tour dan European Tour pertama dalam kariernya, Sharma juga sukses menjadi pegolf Asia pertama yang menjuarai Joburg Open. Bahkan ia memenangkannya di negara pemain idolanya, Ernie Els. Els sendiri sempat memberi klinik kepada Sharma saat ia masih berusia 11 tahun di Delhi Golf Club. Pertemuan itu ternyata memberi kesan baginya sehingga membantunya untuk menjadi pemain seperti sekarang.

”Saya merasa gugup. Rasanya saya terbangun hingga empat kali. Sulit sekali tidur lantaran hujan turun dengan deras dan saya terus terbangun,” imbuh Sharma.

Kemenangan ini juga memberinya tiket untuk berlaga pada ajang The Open Championship tahun depan di Carnoustie, Skotlandia. Dari turnamen ini, ia ditemani oleh Erik Van Rooyen dan Shaun Norris.

Share.

Leave A Reply