Settee Memimpin pada Mercuries Taiwan Masters

0

Pegolf asal Thailand Settee Prakongvech menampilkan permainan luar biasa 7-under 65 dan memimpin dua stroke dari bintang muda Malaysia Gavin Green pada putaran awal Mercuries Taiwan Masters yang mulai kemarin (28/9).

Performa pegolf berusia 23 tahun ini bahkan membuatnya terkejut. Pada putaran pertama tersebut ia mencatatkan 5 birdied engan satu eagle untuk memimpin pada turnamen yang memperebutkan hadiah total US$800.000 ini.

”Saya tak mengira bisa main 65. Saya kira kalaupun bisa main bagus, skor 68 bakal jadi skor yang bagus, atau kalau cukup bagus, mungkin main 70,” tutur Settee. ”Tapi bisa main 65 benar-benar kejutan besar buat saya. Ini menjadi skor terendah saya pada Asian Tour.

Ini merupakan penampilan kedua baginya pada Mercuries Taiwan Masters setelah 2014 ia menjalani debut pada ajang tersebut. Saat itu ia tidak lolos cut. Ia berhasil meraih kartu Asian Tour musim ini setelah finis di posisi T18 pada Qualifying School awal tahun ini. Dan sejauh ini hasil terbaik ia dapatkan ketika finis T10 pada TAKE Solutions Masters di India.

”Saya benar-benar main aman dan merasa lebih percaya diri dengan driver saya. Pukulan saya makin bagus, jadi semoga saya bisa melanjutkan performa ini mengingat penampilan saya musim ini belum terlalu bagus,” imbuhnya.

Adapun Green yang masih dalam kondisi berduka setelah sang kakek meninggal akibat serangan jantung seusai ia bermain pada Shinhan Donghae Open, mencatatkan 6 birdie dengan satu bogey. Untuk kesekian kalinya ia kembali membuka peluang untuk bisa meraih kemenangan Asian Tour pertamanya.

”Ada beberapa hole yang memang sulit dan Anda mesti memainkan berbagai fairway. Itulah yang saya lakukan, tapi saya berhasil memasukkan beberapa putt yang menyelamatkan saya. Putting saya sedang solid,” tutur Green.

Green menambahkan, kondisi cuaca di Taiwan kemarin sangatlah panas. ”Rasanya ini tidak normal. Tapi pada saat yang sama semua kami bermain dengan cuaca yang sama,” imbuhnya lagi.

Pegolf Thailand lainnya, Danthai Boonma, yang finis di peringkat T3 tahun lalu, berada di peringkat ketiga bersama Juvic Pagunsan asal Filipina dan pegolf tuan rumah Kao Teng. Mereka sama-sama mencatatkan skor 68.

Danthai mengaku memainkan hari pertama dengan sangat baik dari tee ke green dan sukses menghindari masalah di lapangan.

”Pagi harinya tidak terlalu berangin, jadi saya memanfaatkan kondisi tersebut. Cuma saya dua kali melakukan tiga putt dan ini mengecewakan. Tapi secara keseluruhan, ini merupakan awal yang baik,” ujar Danthai, yang pernah menjuarai ajang Enjoy Jakarta World Junior Golf Championship.

Sementara Kao Teng menyebutkan, hal terpenting bermain di Taiwan Golf and Country Club ini ialah memukul ke fairway.

”Sayangnya saya hanya bisa melakukannya di tujuh fairway. Rough di sini lebih pendek tahun ini dan kecepatan green-nya cocok dengan permainan saya,” ujarnya. ”Target saya sekarang ialah lolos cut supaya bisa main pada akhir pekan. Saya akan berusaha dan main aman besok (hari ini).”

Putaran kedua tengah berlangsung dan Anda bisa mengikuti perkembangannya melalui situs resmi Asia,n Tour di www.asiantour.com.

Share.

Leave A Reply