Rattanon Menargetkan Gelar Thailand Open Kedua

0

Juara bertahan Rattanon Wannasrichan menargetkan gelar Thailand Open kedua seiring segera bergulirnya turnamen tersebut pada hari Kamis (7/6) mendatang. Dan pekan ini edisi ke-46 ini akan digelar di Thai Country Club, lapangan favorit sang juara bertahan.

Pegolf berusia 22 tahun ini merupakan pegolf tuan rumah keempat yang berhasil memenangkan ajang nasional terbuka negaranya. Sebelumnya, Suthep Meesawat (1991), Boonchu Ruangkit (1992 dan 2004), dan Prayad Marksaeng (2013) sejak turnamen ini digelar pada 1965.

”Senang bisa kembali ke sini. Saya ingin berusaha dan kembali menang. Kalau bisa main sebagus tahun lalu, saya yakin saya punya peluang (untuk menang),” tutur Rattanon yang tahun lalu membukukan total 21-under 263.

”Tahun lalu saya merasa sangat bangga bisa menjadi pemain Thailand keempat yang menjuarai Thailand Open. Prestasi itu merupakan catatan yang sangat bagus buat saya karena itulah gelar Asian Tour pertama saya,” sambungnya lagi.

Rattanon jelas akan mendapat suntikan semangat lagi, mengingat Thailand Open ini merupakan turnamen pertama dari seri Panasonic Swing. Seri ini merupakan seri yang terdiri dari lima turnamen, yaitu Thailand Open, Panasonic Open India, Indonesian Masters, Maybank Championship, dan Panasonic Open Golf Championship di Jepang. Ia sendiri finis di peringkat ketiga pada Panasonic Swing pertama.

”Saya nyaris menjuarai Panasonic Swing 2017/2018, tapi saya justru merasa gugup pada hari terakhir Panasonic Open Golf Championship. Saya memang tidak menang, tapi paling tidak saya membawa pulang US$30.000, jadi saya masih bisa merasa senang,” imbuh Rattanon lagi.

Ambisi Rattanon memang tidak akan begitu saja terwujud. Terutama lantaran pegolf berperingkat tertinggi pada Habitat for Humanity Standings, Rahil Gangjee juga akan meramaikan persaingan. Gangjee baru saja menuntaskan 14 tahun puasa gelarnya setelah menjuarai Panasonic Open Golf Championship. Prestasi itu jelas masih memberinya percaya diri yang tinggi, namun ia tidak ingin terlalu berharap.

Pengalaman menjuarai Panasonic Open Golf Championship itu sulit dipercaya. Ada kegembiraan luar biasa ketika saya pulang, Kami mengadakan pesta besar, semua sahabat saya datang dan meskipun sepekan telah berlalu, saya masih sulit mempercayai (kemenangan itu),” ujar Gangjee.

”Ekspektasi saya cukup rendah. Jika ekspektasi saya rendah, tidaklah mengapa karena saat itulah saya bisa memainkan permainan golf terbaik saya.”

Sementara John Catlin yang baru saja berstatus juara Asian Tour setelah menjuarai Asia-Pacific Classic bulan lalu juga memiliki percaya diri yang tinggi, mengingat ia sendiri selama ini telah menetap di Thailand dalam dua tahun terakhir.

”Kemenangan di China sungguh besar. Target saya pada awal tahun ini ialah menjadi juara pada ajang Asian Tour, jadi bagus sekali saya bisa melakukannya lebih awal pada musim ini. Saya tak sabar untuk mendapatkan kesempatan lain untuk bisa menang dan saya akan berkata pada diri sendiri bahwa saya sudah pernah berada dalam posisi tersebut dan saya sudah berhasil melakukannya,” ujar Catlin.

Sementara itu, dua pegolf profesional papan atas Indonesia, Danny Masrin dan Rory Hie akan meramaikan persaingan pada pekan ini. Danny bermain dengan menggunakan slot undangan sponsor, sementara Rory bermain melalui slot Country Exemption.

Share.

Leave A Reply