Randy dan Patty Juara Menpora-PAGI Junior Golf Championship

0

Percaya diri, rencana permainan yang matang, fokus dan konsentrasi, serta kemampuan untuk mengeksekusi tiap pukulan di atas lapangan sering kali menjadi bagian dari keberhasilan menjuarai sebuah turnamen. Dan semua itu bahkan telah menjadi bagian dari rutinitas Randy Arbenata Bintang dan Patricia Walanda Sinolungan.

Kedua pegolf junior tersebut berhasil menjadi yang terbaik dalam perhelatan perdana Menpora-PAGI Junior Golf Championship yang digelar di Emeralda Golf Club, Cimanggis, Jawa Barat pada 26-28 Juni lalu.

”Saya memang sudah berniat untuk menang di turnamen ini,” ujar Randy yang akan juga merupakan atlet yang akan membela Kabupaten Bekasi dalam ajang Pekan Olahraga Daerah Jawa Barat bulan Oktober mendatang.

Kemenangan memang bukan hal yang baru bagi pegolf berusia 15 tahun ini, namun keberhasilan kali ini harus ia raih dengan lebih bersusah payah lagi. Bermain di lapangan Emeralda Golf Club yang memiliki panjang lapangan yang melebihi, misalnya Senayan National Golf Club, menuntutnya untuk memiliki long game yang lebih solid.

Membuka turnamen dengan skor 67, Randy berturut-turut bermain 77-79 dalam dua putaran finalnya. Bukan skor yang ia harapkan memang, ”Sebenarnya, (dari sisi skor hasil ini) tidak sesuai dengan harapan, khususnya pada hari kedua dan ketiga. Hari pertama (permainan) putter saya lumayan bagus, cuma hari kedua dan ketiga tiba-tiba kurang bagus.”

Meski caranya menjawab menunjukkan ia masih belum cukup mengembangkan kemampuan untuk menghadapi jurnalis, tapi ia sadar dalam golf masa kini, kekuatan fisik menjadi bagian yang penting.

Sedikit berbeda dari Randy, Patricia menjawab dan mengungkapkan pendapat soal permainannya dengan lebih baik. Termasuk pendapatnya soal turnamen yang berhasil ia menangkan kali ini.

”Tiap turnamen memang berbeda, tiap kemenangan memang berbeda, apalagi pada turnamen 1st Menpora-PAGI Junior Golf Championship ini, bisa mendapat kehormatan menerima penghargaannya langsung dari Menpora sendiri. Pak Imam Nahrawi,” ujar remaja yang akrab disapa Patty ini.

Percaya diri dan fokus mengikuti rencana permainan juga menjadi bagian dari keseluruhan permainan Patty pada turnamen tiga hari tersebut. Posisinya sendiri memang sempat terancam dengan Aurelya Grace Nicole yang berhasil memangkas selisih skornya.

”Aku tidak memberi banyak pressure ke diri sendiri, lebih (fokus) memainkan permainan sendiri saja. (Memang) ada kendala di long game, tapi lumayan tertolong sama putting dan short game,” tutur Patty.

Klisekah jawaban kedua pegolf belia ini? Kedengarannya begitu. Sama halnya dengan jawaban bahwa ”memukul ke fairway dan green” sebagai kunci kemenangan, sesuatu yang sering kita dengarkan ketika para bintang Indonesian Golf Tour, PGA TOUR, European Tour, Asian Tour, atau LPGA Tour diwawancarai.

Dengan mengglobalnya golf lewat berbagai siaran—di Indonesia disiarkan, misalnya oleh Golf Channel TransVision—tak heran jika para pegolf belia ini pun bisa menikmati langsung aksi para pemain bintang masing-masing dan belajar cara menyikapi media dari mereka. Perkembangan dari segi kemampuan pun bisa diimbangi dengan kemampuan berkomunikasi yang lebih baik.

Kesuksesan kedua pegolf muda ini kian dilengkapi dengan fakta bahwa Perkumpulan Akademi Golf Indonesia (PAGI) juga bisa menikmati sukses dalam penyelenggaraan perdananya. Kehadiran Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Imam Nahrawi menunjukkan dukungan langsung Kementerian Pemuda dan Olahraga terhadap penyelenggaraan turnamen junior ini.

”Ini kesempatan emas bagi masa depan golf Indonesia, di mana turnamen untuk junior betul-betul sudah menjadi konsentrasi. Itu menjadi hal yang membanggakan bagi kita semua,” tutur Imam kepada para jurnalis yang mengerubunginya.

”Saya kira kita harus dorong juga (agar) prestasinya (menjadi) yang terbaik di Asia, atau bahkan di dunia, di masa-masa yang akan datang. Saya kira itu bukan hal yang mustahil, asal kita semua kerja sama: pemerintah, pemilik (lapangan) golf, sponsor, orangtua, dan semua kita, itu kita kerja sama.”

Langkah awal ini sudah berjalan dan dengan dukungan dari PGI, World Amateur Golf Ranking, dan Asia Pacific Junior Golf Association (APJGA) status Menpora-PAGI Junior Golf Championship menjadi agenda turnamen golf yang tak hanya penting, tapi juga berkelas—turnamen ini langsung masuk agenda APJGA, dan menjadi turnamen pertama di Indonesia yang masuk agenda mereka.

Share.

Leave A Reply