Poom Main Solid, Lahiri Membuka Peluang

0

Pegolf asal Thailand Poom Saksansin membuktikan dirinya bisa bersaing dalam kancah yang lebih besar ketika pada putaran pertama CIMB Classic kemarin (12/10) ia berhasil membukukan skor 7-under 65 di TPC Kuala Lumpur, Malaysia.

Pegolf yang tahun lalu menjuarai Indonesian Masters ini memberikan kesan yang  mengagumkan dalam debutnya pada ajang eksklusif ini dengan mencatatkan 7 birdie. Empat di antaranya bahkan ia bukukan di sembilan hole terakhirnya.

Poom bermain dari hole 10 mengawali kampanyenya dengan birdie, sebelum mendapat 8 par berturut-turut. Namun, ketika memasuki sembilan hole kedua, ia mencatat empat birdie berturut-turut dari hole 1 hingga hole 4. Kemudian ia membukukan dua birdie di dua hole terakhir.

”Pukulan iron dan putting saya bagus. Saya memasukkan banyak putt hari ini (kemarin),” ujar Poom yang mengaku bermain tanpa ekspektasi. ”Saya hanya terus bermain dan bolanya terus masuk. Ini ajang besar tanpa cut, jadi saya hanya merasakan 50% tekanan. Hole terpanjang di sini adalah hole 13, sisanya oke. Saya sendiri hanya ingin main bagus di sini.”

Poom, bersama pegolf Amerika Keegan Bradley dan Xander Schauffele menguntit satu stroke di belakang pegolf Australia Cameron Smith.

Adapun bintang asal India Anirban Lahiri juga bermain bagus dengan membukukan 5-under 67  dan berada dalam posisi yang cukup bagus untuk bersaing menjadi juara.

Lahiri berada di posisi T8 bersama dengan pegolfThailand Phachara Khongwatmai, pegolf Amerika Brendan Steele, Davis Love III, pegolf Spanyol Rafa Cabrera Bello dan Sung Kang dari Korea pada ajang yang menyediakan total hadiah sebesar US$7 juta ini.

”Ini skor yang bagus dan awal yang bagus. Namun, agak mengecewakan juga meskipun saya tidak mendapatkan skor yang bagus di sembilan hole terakhir,” tutur Lahiri.  ”Rasanya saya mestinya bisa menutup putaran ini dengan dua atau tiga pukulan lebih baik, tapi ini awal yang baik dan saya mesti melangkah dari sini.”

Sementara itu, pegolf Thailand lainnya, Phachara Khongwatmai menjadi pegolf termuda yang bermain pada CIMB Classic pekan ini. Pegolf berusia 18 tahun ini sudah menunjukkan kapasitasnya yang melampaui usianya saat ini—meraih runner-up di Singapura dan Australia.

Sama seperti Poon, Phachara juga mengaku tidak memiliki ekspektasi apa-apa bermain pada ajang PGA Tour dan Asian Tour ini.

”Saya hanya ingin bermain sebaik mungkin. Tekanan juga sedikit berkurang mengingat tidak ada cut pada turnamen ini,” tuturnya.

Sementara itu, juara bertahan asal Amerika, Justin Thomas, hari ini harus puas bermain dengan skor 2-under dan saat ini berada di peringkatT23.

Share.

Leave A Reply