PGA TOUR Series-China International Qualifying Tournament Dimulai Besok

0

Luke Toomey berharap untuk mengikuti jejak pegolf China Dou Zecheng yang berhasil menembus PGA TOUR. Pegolf asal Selandia Baru tersebut akan mulai bersaing pada PGA TOUR Series-China International Qualifying Tournament No.1, yang dimulai Kamis (1/2) besok.

Sebanyak 15 pegolf yang finis di peringkat teratas pada turnamen yang dimainkan sebanyak 72 hole di Mission Hills Haikou Sandbelt Trails Course akan mendapatkan keanggotaan penuh untuk mengikuti 14 turnamen pada PGA TOUR Series-China musim 2018 ini. Adapun 25 pemain terbaik berikutnya akan mendapat hak tampil dengan kriteria kondisional.

Toomey yang beralih profesional pada Januari 2017 lalu kini tengah memiliki performa yang bagus dan penuh percaya diri. Keberhasilan Dou, yang merupakan pemain yang sering ia hadapi ketika masih berstatus amatir, memberi inspirasi bagi pegolf berusia 24 tahun ini.

Dou sendiri telah menjuarai Order of Merit PGA TOUR Series-China 2016 dan berhasil lolos kualifikasi untuk Web.com Tour 2017. Bersama rekan senegaranya Zhang Xinjun, Dou akhirnya berhasil meraih keanggotaan PGA TOUR musim 2017-2018.

”Saya bermain dengan Zecheng pada ajang Asia-Pacific Amateur Championship 2013, jadi senang rasanya melihat pemain yang dulunya saya hadapi kini berkompetisi pada PGA TOUR. Saya juga sempat main bareng Bryson DeChambeau saat masih amatir. Dan ia cukup cepat meraih prestasi pada PGA TOUR (DeChambeau menjuarai John Deere Classic 2017),” ujar Toomey, yang meraih peringkat ketiga pada Asia-Pacific Amateur Championship 2016 di Korea Selatan.

”Saya merasa bersemangat melihat para pemain yang pernah saya hadapi langsung melakukan apa yang mereka lakukan dan mendapat apa yang mereka telah dapatkan. Rasanya menjangkau Tour tersebut menjadi lebih realistis buat saya.”

Lima besar pada Order of Merit PGA TOUR Series-China tahun ini akan mendapat tempat bermain pada kancah Web.com Tour 2019, yang merupakan jalur untuk menuju PGA TOUR.

Tak hanya Toomey saja yang mendapat inspirasi dari Dou. Mahasiswa UCLA Corey Shaun (21 tahun) dan Brandon Mai (22 tahun) juga mengaku Dou memberi inspirasi bagi mereka. Shaun lahir dan dibesarkan di AS dari orang tua yang berasal dari Beijing (namanya sendiri merupakan transliterasi dari nama Xiang). Mereka sering bermain dengan Dou di San Diego ketika masih remaja.

”Selama beberapa musim panas, kami main bersama tiap hari di lapangan yang sama, Morgan Run, saat kami masih berusia 14 atau 15. Kami bermain dengan tiga atau empat pemain, termasuk Chen Zihao, dan kami menikmati waktu-waktu tersebut,” ujar Shaun, yang sempat berprestasi dan masuk dalam All-American Scholar 2017. Ia sendiri akan segera lulus pada bulan Maret mendatang.

”Dou telah mengalami perkembangan mengagumkan menuju PGA TOUR. Jelas itu memberi inspirasi karena saya sering main bareng dia. Kami sebaya, tapi dia sudah melangkah sejauh itu, jadi saya berpikir, kenapa saya tak bisa melakukannya juga?” ujar Shaun.

Berbeda dengan Shaun, Mai, yang orangtuanya pindah ke California pada 1970-an dari Vietnam, merupakan anggota tim pertama Pac-12 All-Academic 2015. Seperti halnya Shaun, ia juga akan lulus bulan Maret tahun ini.

”Saya main dengan Zecheng pada beberapa turnamen junior di AS dan saya mengenal dia dengan baik. Melihatnya meraih sukses seperti saat ini dan main di Web.com Tour, lalu sekarang PGA TOUR, jelas amat mengagumkan. Bisa bersaing dengannya pada level yang sama dulu dan melihatnya di PGA TOUR sekarang jelas memotivasi saya,” ujar Mai.

Bagi para pemain muda ini, PGA TOUR Series-China merupakan jalur yang sangat bagus untuk bisa melangkah ke kancah Tour yang lebih tinggi lagi. PGA TOUR Series-China ini sendiri merupakan inisiatif yang dimulai pada 2014 lalu sebagai pengembangan internasional setelah PGA TOUR Latinoamerica dan Mackenzie Tour-PGA TOUR Canada. Tour ini juga memberi poin Official World Golf Ranking bagi pemain yang finis di posisi yang tinggi.

Sempat absen setahun, pada musim ini tiap turnamen dari seluruh 14 turnamen yang dipertandingkan akan memberikan total hadiah sebesar RMB1,5 juta. Nilai ini sendiri telah meningkat sekitar 25% daripada hadiah pada musim 2016.

Share.

Leave A Reply