Peterson Raih Gelar Asian Tour Perdananya

0

Pegolf Amerika Serikat Paul Peterson berhasil meraih gelar Asian Tour perdananya setelah melakoni persaingan ketat pada ajang Leopalace21 Myanmar Open. Peterson membukukan total skor 13-under 271 dan unggul dua stroke dari pesaing terdekatnya pada ajang kolaborasi Asian Tour dan Japan Golf Tour ini.

Peterson tak hanya harus berjuang menghadapi para pegolf papan atas dari Asian Tour dan Japan Golf Tour, tapi juga cuaca panas yang menaungi Pun Hlain Golf Club. Kondisi panas khas tropis di Asia Tenggara ini sempat membuatnya harus kesulitan bermain pada ajang SMBC Singapore Open sepekan sebelumnya. Ia bahkan gagal lolos cut pada saat itu. Kali ini ia berhasil mengatasinya sehingga membuatnya mampu bersaing dan memenangkan turnamen.

Peterson memulai upayanya hari ini dengan posisi mengejar ketertinggalan 2 stroke dari pimpinan klasemen sementara yang dipegang oleh pegolf Perancis Lionel Weber. Namun, permainan Peterson kini langsung panas dengan membukukan tiga birdie dan sebuah eagle, plus satu bogey di sembilan hole pertamanya untuk mengambil alih pimpinan klasemen.

Ia melanjutkan performanya dengan menambah dua birdie lagi di hole 12 dan 13, namun di hole 15 dan 17 ia justru mendapat birdie. Posisinya memang masih unggul satu stroke dan posisi terburuknya ialah memainkan play-off. Namun, ia menunjukkan  karakter permainan yang kuat dengan memasukkan birdie di hole terakhir, sekaligus memastikan gelar Asian Tour pertamanya.

”Kemenangan ini sangatlah istimewa karena Asian Tour adalah tempat di mana saya memulai perjalanan dan bisa meraih kemenangan di sini sungguh berarti buat saya,” ujar Peterson yang mesti beradaptasi setelah sebelumnya bermain pada kancah European Tour setelah memenangkan ajang D+D REAL Czech Masters 2016. Tahun lalu ia harus kehilangan kartu European Tour-nya.

Peterson memberi kredit khusus bagi Isao Aoki, Ketua Japan Golf Tour Organization, yang mengingatkannya soal putting di hole pertama. Dorongan dari pegolf legendaris Jepang tersebut menjadi pemicu tersendiri bagi Peterson yang sangat menghormati Aoki.

Dengan kemenangan ini, Peterson sekaligus mengukuhkan posisinya pada kancah Asian Tour. Hadiah kemenangan sebesar US$135.000 menempatkannya memimpin Order of Merit Asian Tour. Selain itu, ia juga mendapat hak bermain pada Japan Golf Tour.

”Saya pikir saya akan duduk bersama dengan tim saya untuk membahas jadwal pertandingan untuk musim ini,” tuturnya.

Dua pegolf Jepang Satoshi Kodaira dan Tomoyo Ikemura sama-sama finis di peringkat kedua setelah keduanya sama-sama membukukan 11-under 273. Meski demikian, Kodaira patut menjadi sorotan lantaran pada putaran final hari ini ia bermain 8-under 63. Skornya ini sekaligus memperbaiki rekor lapangan yang ditorehkan oleh juara edisi 2017 asal Australia Todd Sinnott dan Yusaku Miyazato yang dibukukan masing-masing pada putaran tiga dan empat tahun lalu.

”Saya sangat puas dengan permainan saya pekan ini. Rasanya sungguh istimewa karena Anda tahu Anda telah mematok rekor lapangan. Walau tidak menang, ini masih pekan yang bagus karena saya tahu saya bias melakukan permainan terbaik saya,” ujar Kodaira.

Pegolf Amerika Serikat lainnya Berry Henson berada di peringkat 4. Ini merupakan pencapaian istimewa lain dari Henson yang pada ajang SMBC Singapore Open finis di peringkat T8. Ia sendiri harus absen 18 bulan dari golf lantaran cedera pergelangan tangan.

”Hal tersulit yang saya alami selama cedera ialah bersikap sabar,” ujar Henson. ”Tapi saya bersyukur memiliki tim yang luar biasa. Sekarang saya merasa kuat lagi dan tubuh saya terasa luar biasa. Dua pekan terakhir ini benar-benar luar biasa, tak ada ruang untuk mengeluhkan dua hasil ini.”

Sementara itu, pegolf tuan rumah Ye Htet Aung berhasil menjadi pegolf lokal dengan peringkat final terbaik. Ia membukukan total skor 1-under 283 dan berada di peringkat T34. Posisinya jauh lebih baik daripada dua rekan senegaranya, Naing Naing Lin dan Zaw Zaw Latt, yang masing-masing membukukan skor  291 dan 296.

”Saya merasa sangat bangga bisa main bagus. Kami mendapat kesempatan untuk bermain di lapangan ini sebelum turnamen ini dimulai, jadi saya kira hal itu sangat membantu kami,” ujar Ye.

Share.

Leave A Reply