Perburuan Gelar Makin Seru Jelang Putaran Final

0

Pegolf Spanyol Jorge Campillo dan pegolf Afrika Selatan Dylan Fritelli menggantikan posisi Phachara Khongwatmai dan Nino Bertasio di posisi puncak klasemen pada akhir putaran ketiga Maybank Championship hari ini. kedua pegolf tersebut sama-sama membukukan total skor 15-under 201. Sementara itu, Khalin Joshi dari India dan Berry Henson asal Amerika Serikat berada satu stroke di belakang mereka dan mulai membuat perburuan gelar makin seru jelang putaran final.

Campillo dan Fritelli sama-sama bermain dengan skor 6-under 66 untuk memberi keunggulan satu stroke pada ajang kolaborasi Asian Tour dan European Tour yang memperebutkan total hadiah sebesar US$3 juta ini.

Fritelli yang tahun lalu memenangkan Mauritius Open pada bulan Desember, masih menunjukkan performa yang bagus setelah finis T19 dan T6 pada ajang European Tour di Abu Dhabi dan Dubai dan berhasil masuk peringkat 50 besar dunia sebelum bertanding di Malaysia.

Bagi Fritelli, Maybank Championship kali ini merupakan debutnya. Bermain di Saujana Golf and Country Club untuk pertama kalinya, Fritelli hanya mendapat dua bogey dalam tiga putaran yang ia mainkan. Bahkan pada putaran ketiga hari ini, ia bermain enam birdie tanpa bogey.

”Ini putaran yang bagus. Saya main agak lambat, tapi beberapa birdie di tengah permainan membantu saya untuk melaju. Kemarin saya bilang, mesti sabar main di green sini. Saya pikir banyak yang frustrasi dengan green di sini dan saya hanya berusaha untuk tetap positif, berusaha memukul sedekat mungkin ke lubang dan memasukkan bola. Sisanya tinggal lihat saja bagaimana hasilnya besok,” ujar Fritelli.

Campillo mengawali putaran ketiga tadi (3/2) dengan mencatatkan eagle di hole pertama dari jarak 35 kaki. Ia menyeruak ke jajaran atas dengan empat birdie dan memberi peluang bagi dirinya untuk memenangkan gelar pertamanya.

”Saya main solid. Ada beberapa hole sulit, tapi saya masih bisa memasukkan putt,” tutur Campillo. ”Di hole pertama pukulan driver saya sempurna dan saya memainkan 6-iron untuk memukul bola hingga berjarak sekitar 4 atau 5 meter dan berhasil memasukkan bola. Senang bisa membuka putaran ketiga dengan eagle.”

Sementara dua pegolf Asian Tour Joshi dan Henson ikut meramaikan persaingan juara setelah keduanya sama-sama membukukan skor 7-under 65. Bagi Joshi, putaran ketiganya ini sangat memuaskannya, terutama lantaran ia bermain tanpa bogey. Pegolf yang berhasil mengamankan kartu Asian Tour-nya untuk pertama kalinya tahun lalu ini mengaku sempat khawatir ketika memulai pekan ini lantaran masih melakukan beberapa kesalahan.

”Tapi untunglah saya mulai main bagus menjelang Kamis sehingga saya merasa bersemangat. Segalanya sekarang berubah dan hasilnya bisa kita lihat,” ujarnya.

Berry Henson - Photo: Arep Kulal/Asian Tour

Sementara itu, Henson melanjutkan performa yang solid setelah mendapat hasil yang bagus di Singapura dan Myanmar dalam dua pekan berturut-turut menjelang ajang ini. Bahkan finis sendirian di peringkat 4 di Myanmar menjadi jalan baginya untuk berpartisipasi pada turnamen ini.

Seperti halnya Campillo dan Joshi, ia juga berhasil mengawali putaran ketiga dengan eagle.

”Di hole pertama, saya memukul jauh dengan driver ke tengah fairway, sisa sekitar 215 meter, memukul sempurna dengan 4-iron ke green hingga lima kaki ke lubang dan berhasil memasukkan putt itu,” tutur Henson mengenai proses eagle yang ia dapatkan.

Henson berhasil menambah enam birdie lagi, namun juga mendapat satu bogey dan double bogey, sebelum akhirnya menutup putaran ketiganya dengan eagle di hole 18.

Sekali lagi, permainannya tidak menunjukkan tanda bahwa ia baru saja pulih dari cedera yang memaksanya absen 18 bulan dari lapangan golf.

”Saya berlatih dengan keras setelah cedera. Sekarang saya merasa luar biasa bersemangat bisa kembali ke Asian Tour dan main lagi. Setelah pekan ini mungkin saya akan absen cukup lama karena saya sudah banyak bermain sejak awal musim ini,” tuturnya.

Adapn pegolf senior asal Thailand Prayad Marksaeng kembali menyeruak ke jajaran atas setelah bermain 5-under 67 dan tanpa bogey. Total skor 14-under 203 miliknya membuatnya hanya terpaut dua stroke dari para pimpinan klasemen. Ia berada di peringkat kelima bersama duo Jepang Ryo Ishikawa dan Hideto Tanihara, Marc Warren asal Skotlandia, dan juniornya, Phachara Khongwatmai.

Share.

Leave A Reply