Para Pemain Amatir di BSD

0

Ajang Ciputra Golfpreneur Tournament presented by Panasonic yang mulai berlangsung pada hari ini (23/8) tak hanya akan menjadi ajang pertarungan bagi para pegolf profesional regional. Ajang ini juga menjadi ujian bagi para pemain amatir yang akan ikut berlaga di Damai Indah Golf BSD Course.

Sebanyak delapan pemain amatir tercatat akan ikut melakukan tee off ketika turnamen Asian Development Tour tersebut dimulai. Kedelapan pemain tersebut ialah M. Rifqi Alam, Jose Suryadinata, Aqil Widyantoro, Tirto Tamardi, Bradley Taslim, Rischy Subekti, Dominikus Glenn Yuwono, dan Peter Gunawan.

Dari delapan pemain amatir tersebut, Tirto Tamardi tercatat memiliki rekor permainan yang paling bagus di Damai Indah Golf BSD Course ini. Sejak turnamen ini dipertandingkan pada 2014, Tirto selalu berhasil lolos cut dengan prestasi terbaiknya ialah pada tahun lalu. Ketika itu, bersama Naraajie Emerald Ramadhan Putra, ia mencatatkan skor terendah yang pernah dibukukan pemain amatir pada ajang Ciputra Golfpreneur Tournament presented by Panasonic ini.

Tahun 2015 Tirto menjadi satu-satunya pemain amatir yang berhasil lolos cut dan bermain 3-under 285.

Sayangnya, performa Tirto sempat menurun dan akhirnya harus rela untuk tidak mengikuti SEA Games di Malaysia tahun ini.

Perubahan swing yang ia lakukan beberapa waktu belakangan ini memang tampaknya menjadi tantangan terbesar baginya. Namun, seiring waktu, Tirto mengaku swing-nya kini makin solid.

”Akurasi pukulan saya terus membaik daripada sebelumnya,” tuturnya.

Khusus untuk mengikuti turnamen ADT ini, sepekan sebelum bertanding di BSD, Tirto ikut berlatih bersama anggota tim SEA Games 2017 Indonesia di bawah asuhan pelatih David Milne dan Lawrie Montague.

”Mereka melihat dulu kekuatan permainan saya ada di short game, tapi belakangan ini short game saya justru bermasalah,” sambung Tirto. ”Jadi, saya diminta untuk lebih fokus memperbaiki short game supaya bisa kembali ke puncak permainan saya yang dulu.”

Dominikus Glenn

Walau Tirto memiliki pengalaman yang bagus pada ajang ini, bukan berarti para pemain amatir lainnya tidak memiliki peluang serupa. Beberapa di antaranya sempat mengikuti turnamen ini. Dominikus Glenn, misalnya, bermain pada penyelenggaraan tahun 2015 dan 2016. Meskipun dalam dua kesempatan itu ia belum pernah lolos cut, dalam beberapa waktu belakangan, pegolf yang akrab disapa Glenn ini telah mencatatkan sejumlah prestasi, di antaranya saat menjuarai Indonesia Junior Amateur Open di Semarang.

Adapun Aqil Widyantoro, Dominikus Glenn, M. Rifqi Alam, dan Rizchy Subekti sama-sama baru sekali mengikuti turnamen ini. Aqil, Glenn, dan Rizhcy bermain pada tahun 2015, sementara Rifqi bermain pada 2014.

Sementara itu, Jose Suryadinata, yang bersama Tirto membela Jawa Timur pada cabang olahraga golf Pekan Olahraga Nasional XIX di Jawa Barat, akan melakoni debutnya pada ajang ini. Selain Jose, Peter Gunawan dan Bradley Taslim juga akan tampil untuk pertama kalinya pada turnamen ini.

Bagaimanapun prestasi para pemain amatir ini, berlaga pada turnamen profesional sekelas ADT jelas akan menempa kualitas mental dan permainan mereka. Terlebih mengingat level ADT tiap tahun terus meningkat dan memberi persaingan yang kian ketat.

Share.

Leave A Reply