Para Pegolf Indonesia Perbaiki Peringkat

0

Putaran ketiga selalu dikenal dengan istilah moving day. Artinya, pada putaran ketigalah perlombaan untuk memperebutkan gelar juara makin intensif. Tak hanya itu, upaya untuk bisa finis dengan posisi terbaik pun dimulai di sini. Tak jarang jika kemudian banyak yang bermain lebih agresif.

Setelah sempat mengalami keraguan pada akhir putaran kedua kemarin (13/7), beberapa pemain Indonesia berhasil tampil dengan meyakinkan pada hari ini (14/7) di Pondok Indah Golf Course. Naraajie Emerald Ramadhan Putra, misalnya, mencatatkan grafik penampilan yang melesat seusai membukukan skor 4-under 68.

”Saya merasa lega banget setelah tahu lolos cut, jadi hari ini bisa main lebih bebas,” tutur pegolf amatir nomor satu Indonesia yang akan memimpin Tim Nasional pada ajang Asian Games bulan depan ini.

Meski tidak mengawali putaran ketiga tadi dengan meyakinkan lantaran bermain double bogey di hole 11, yang merupakan hole keduanya, Naraajie mencatat birdie di hole 14 dan 18. Pada sembilan hole terakhir, bogey di hole 2 ia balas dengan birdie di hole 3, 6, dan 7, sebelum akhirnya mencatatkan eagle di hole terakhirnya. Naraajie pun berbagi peringkat ke-34 bersama tujuh pegolf profesional lainnya.

Aura positif Naraajie tersebut sepertinya tertular kepada Almay Rayhan Yaqutah, rekan satu Tim Nasional, yang juga bermain satu grup dengannya. Setelah bermain solid tanpa boge pada putaran kedua, Almay kembali bermain 2-under 70, meskipun dengan sejumlah koleksi bogey.

Ia seakan bakal mengulangi prestasi tanpa bogey seperti putaran sebelumnya. Hingga hole ke-11, yaitu hole 2, ia bahkan telah mencatatkan 3-under berkat birdie di hole 18, 1, dan 2. Meski akhirnya mendapatkan bogey di hole 3, ia sempat bangkit lagi dan mendapat birdie di hole 4 sehingga ia masih bisa bermain 3-under. Sayangnya, ia kembali mencatatkan dua bogey berturut-turut di hole 6 dan 7, namun bisa finis dengan meyakinkan berkat birdie di hole 9.

”Kemarin pukulan saya sebenarnya kurang bagus, jadi saya berusaha mempertahankan bola dalam kondisi ideal untuk dimainkan, bagaimana supaya meleset di tempat yang aman, dan kemarin saya berhasil melakukan itu,” tutur Almay yang untuk sementara berada di peringkat T47 dengan skor total 2-under 214.

”Hari ini saya sudah lebih agresif dan alhamdulilah saya bisa memasukkan sejumlah putt (birdie). Sempat kena bogey beberapa kali, sempat main 3-under, tapi mendapat dua bogey, dan masih bisa bangkit dengan birdie di hole terakhir, jadi secara keseluruhan saya cukup puas dengan permainan kali ini,” sambungnya lagi.

 

Bermain dengan lebih baik juga menjadi tema bagi Jordan Surya Irawan, satu dari dua pegolf profesional yang menikmati putaran akhir pekan. Ia melanjutkan tren positif dengan menampilkan permainan yang lebih sabar dan lebih terukur.

”Hari ini permainan saya lebih rapi sih. Selain itu, kedi saya juga banyak membantu saya, seperti di hole terakhir tadi (hole 9),” ujar Jordan yang kembali finis meyakinkan dan mencatatkan birdie di hole terakhirnya, sama seperti pada putaran kedua kemarin.

Dengan torehan lima birdie dan tiga bogey, Jordan menorehkan skor 2-under 70 sehingga skor totalnya kini menjadi 1-under 215. Dan ia masih memiliki 18 hole lagi untuk memperbaiki posisi. Prestasi terbaiknya pada ajang nasional terbuka ini adalah T19 pada edisi 2014, di mana ketika itu Bank BRI pun menjadi sponsor utama.

Sayangnya, tren positif tersebut belum berhasil diikuti oleh Kevin Caesario Akbar dan George Gandranata. Keduanya kali ini kembali bermain over dan harus bekerja ekstra agar bisa finis di posisi lebih baik.

Berturut-turut bermain 71 dalam dua putaran pertama, Kevin membukukan 1-over 73 untuk putaran ketiganya. Ia mencatatkan tiga birdie dengan empat bogey.

”Hari ini saya memang agak kesulitan, cuma alhamdulilah di short game masih bisa bagus, kalau tidak mungkin saya bisa finis 3 atau 4-over.  (Setelah mendapat beberapa bogey) saya bilang ke diri sendiri agar main sesuai dengan yang direncanakan saja, tidak usah takut bogey,” tutur Kevin yang untuk sementara berada di posisi T57. ”Besok saya akan main dengan lebih enjoy, lebih lepas, tidak mematok (mesti) finis di posisi berapa.”

Adapun George kembali membukukan skor 74 setelah tadi ia hanya mencatatkan tiga birdie, tiga bogey, dan dua double bogey.

Dari puncak klasemen, setelah pada akhir putaran kedua berbagi peringkat teratas dengan pegolf Thailand Natipong Srithong, pegolf asal Afrika Selatan Justin Harding kini menjadi pimpinan klasemen sementara setelah kembali bermain dengan skor 6-under 66. Skor total 199 miliknya menempatkannya dua stroke lebih baik daripada pegolf asal Zimbabwe Scott Vincent.

Share.

Leave A Reply