Panuphol Meraih Kemenangan Sensasional

0

Pegolf asal Thailand Panuphol Pittayarat meraih kemenangan sensasional pada ajang Indonesia Open 2017 yang berlangsung 26-29 Oktober 2017 lalu. Ia memastikannya dengan skor yang juga fenomenal, 23-under 265 di Pondok Indah Golf Course, Jakarta.

Bermain 25 hole lantaran mesti menuntaskan tujuh hole putaran ketiganya pada pagi hari, pegolf yang akrab disapa Coconut ini menunjukkan performa yang luar biasa, dan seakan tak kehabisan stamina sama sekali.

Pada sembilan hole pertamanya, ia membukukan skor 2-under berkat tiga birdie dan satu bogey. Namun, posisinya mulai terancam oleh rekan senegaranya, Tirawat Kaewsiribandit, ketika dalam sembilan hole pertamanya Tirawat mencatatkan empat birdie sehingga hanya berjarak satu stroke dari Panuphol.

Namun, Panuphol melanjutkan memperlebar jarak dari para pesaingnya. Ia membukukan tiga birdie berturut-turut di hole 10-13, lalu menambah birdie lagi di hole 14 dan 16 untuk memastikan skor 7-under 65 pada putaran final dan total 23-under untuk keunggulan lima stroke dari Tirawat Kaewsiribandit.

”Sudah enam tahun sejak beralih profesional dan saya sangat gembira dengan kemenangan ini. Meskipun harus bermain 25 hole, saya merasa ini merupakan hari yang baik karena saya merasa sangat nyaman, bermain dengan dua pemain Thailand,” tutur Panuphol.

Tahun sebelumnya, Panuphol berhasil menjadi salah satu runner-up, tapi kini ia berhasil menjuarai Indonesia Open dengan mentalitas baru. Ia mengaku bermain hanya untuk menikmati golf dan tetap setiap ada rutinitasnya, tanpa memperhatikan hasil.

”Saat memainkan hole 18, saya bahkan tidak tahu sama sekali berapa skor saya. Saya hanya fokus melakukan satu demi satu pukulan,” ujar Panuphol, yang mendapat julukan Coconut dari orangtuanya.

Panuphol jelas diuntungkan oleh fakta bahwa ia bermain bersama teman-temannya sesama Thailand. Dan ketika ia menuntaskan hole 18, teman-temannya pun menyambutnya dengan sambutan khas: siraman air.

Sepanjang pekan tersebut Panuphol mencatatkan total 28 birdie dengan hanya 5 bogey. Statistiknya pada tiga putaran terakhir juga terbilang mengagumkan. Sejak putarna kedua, ia selalu mencapai 16 dari 18 green in regulation. Namun, performa putting-nya pada putara nfinal adalah yang terbaik. Ia hanya melakukan 27 putting.

Kemenangan ini melambungkan peringkatnya pada Order of Merit Asian Tour ke posisi 14. Selain mendapatkan exemption selama setahun, ia juga membawa hadiah uang kemenangan sebesar US$54.000.

”Saya sangat gembira. Saya tahu Panuphol pemain yang sangat bagus, jadi saya hanya berusaha memainkan permainan saya sendiri dan berusaha yang terbaik,” tutur Tirawat yang harus mengakui keunggulan Panuphol.

Tirawat sendiri membukukan skor 18-under 270 dan berada di peringkat kedua sendirian. Adapun peringkat ketiga ditempati dua pegolf Thailand lainnya, Jazz Janewattananond dan Namchok Tantipokhakul. Di peringkat lima ada Rattanon Wannasrichan.

Tahun ini tiga pegolf Indonesia berhasil lolos ke putaran final. Posisi terbaik dipegang oleh Rory Hie yang mencatatkan total 11-under 277 dan berada di peringkat 12. Empat stroke di belakang Rory ada Danny Masrin yang mencatatkan total skor 281 dan finis di posisi T21. Sementara itu, Rinaldi Adiyandono berhasil finis di peringkat  T59 dengan skor 289.

Share.

Leave A Reply