Norris Meraih Kemenangan Terbesar di Fiji

0

Pegolf Australia Jason Norris berhasil meraih kemenangan terbesar dalam karier profesionalnya setelah memenangkan Fiji International hari ini (20/8). Skor 5-under 67 yang ia torehkan dalam putaran final memberinya kemenangan terbesar dalam 21 tahun karier profesionalnya.

Sempat berpikir untuk pensiun dari golf beberapa tahun lalu, Norris membangkitkan harapannya dengan mencatatkan delapan birdie dan tiga bogey untuk mengumpulkan total 14-under 274 di Natadola Bay Championship Golf Course. Kemenangan ini istimewa lantaran ia tak hanya meraih hadiah uang sebesar US$195.421, tapi juga lantara ia otomatis mendapat status penuh pada Asian Tour, European Tour, dan ISPS HANDA PGA Tour of Australasia.

”Sungguh sulit dipercaya. Sepanjang hari ini saya merasa sangat prima, dan beberapa kali saya sempat berpikir jauh ke depan, tapi sobat/kedi saya Ace menenangkan saya dan mengingatkan saya pada proses yang saya jalani ini,” ujar Norris seusai memastikan kemenangannya.

Norris mengaku berniat untuk mengikuti Qualifying School Asian Tour untuk musim 2018 kalau saja tidak memenangkan turnamen ini. Tapi kemenangan di Fiji ini memberinya status exemption hingga dua tahun ke depan. Apalagi kini ia bisa bermain penuh pada ajang European Tour dan tentu saja ISPS HANDA PGA Tour of Australasia.

Jason Norris with the Fiji International trophy-resNorris sendiri sempat main pada Asian Tour tahun 2009. Saat itu ia gagal lolos cut dari 11 turnamen yang ia ikuti. Hasil terbaiknya ialah T15 pada SAIL Open di India. Sempat ikut Q-School 2015, tapi ia gagal lolos.

”Saya tak mengira bakal berada di posisi ini,” tutur Norris yang sempat berpikir untuk berhenti. ”Hari ini saya merasa sangat puas. Saya merasa seperti seorang juara. Rasanya ada di tempat yang bagus.

Norris sendiri meraih kemenangan terakhirnya, yang merupakan gelar ketiganya, di Tour lokal pada 2010. Kemenangannya di Fiji ini merupakan gelar profesional keempat baginya dan yang pertama ia raih di luar Australia.

Catatan statistiknya menunjukkan ia membukukan 16 green in regulation pada hari terakhir. Ia juga melakukan 29 putt untuk bermain 67 pada putaran final.

Kejutan lain dihadirkan oleh pegolf muda Thailand, Jazz Janewattananond. Pada putaran final, ia mencatatkan skor terendah 64 untuk mengakhiri turnamen di tempat kedua bersama duo Australia David McKenzie dan James Marchesani. Mereka sama-sama membukukan 10-under 278.

”Saya sangat senang bisa bermain dengan skor yang bagus. Senang juga bisa main tanpa bogey. Putting saya kurang bagus dalam dua hari pertama, padahal saya bisa memukul bola dengan lebih baik. Hari ini dan kemarin putting saya bisa memasukkan sejumlah bola dan saya kira itulah kuncinya,” papar Jazz.

Skor 64 yang ia torehkan sekaligus menjadi rekor di lapangan yang telah didesain ulang ini. Total ia membukukan 28 putt, termasuk putt yang berbuah eahle dari jaral 25 yard di hole 17 par 5.

Share.

Leave A Reply