Murillo Meraih Kemenangan ADT Pertama

0

Pegolf asal Venezuela Wolmer Murillo akhirnya meraih kemenangan pertamanya pada ajang Asian Development Tour lewat drama yang luar biasa pada putaran terakhir yang berlangsung hari ini (14/10). Murillo berhasil memenangkan Combiphar Players Championship melalui babak play-off yang menegangkan.

Memainkan putaran final dengan memimpin satu stroke dari pesaing terdekatnya, Murillo sepertinya mendapat momentum yang bagus ketika mendapat birdie di hole pertamanya. Namun, di hole 3 dan 9 ia justru mendapat bogey.

Arah permainan sempat berubah ketika pegolf asal China Taipei Wang Wei-lun berhasil tampil sebagai pimpinan sementara. Sementara pemegang posisi teratas Order of Merit Asian Development Tour asal Jepang Masaru Takahashi juga mulai meramaikan persaingan.

Meski demikian, Murillo berhasil menambah perbendaharaan birdie-nya di hole 10 dan 13. Sayangnya, ia justru mendapat double bogey di hole 17 lantaran pukulan tee-nya membuat bola meleset ke kanan dan OB.

”Saya kira pukulan saya cukup solid. Secara mental saya terus mempertahankan irama dan kemudian tiba saatnya ketika Anda mesti berhati-hati. Anda tidak bisa mempercepat iramanya dan itulah yang saya lakukan. Saya tidak mengambil waktu dan pukulan saya meleset ke kanan sehingga bola saya OB,” tutur Murillo.

Namun, ia berhasil mendapat birdie di hole 18 untuk memaksakan play-off dengan empat pegolf lainnya—pegolf Amerika John Catlin, pegolf Inggris William Harrold, pegolf Afrika Selatan Mathiam Keyser, dan Wang Wei-lun.

Dalam hole play-off pertama yang dimainkan di hole 9, Catlin, Harrold, dan Keyser harus tersingkir lantaran hanya mendapat bogey. Adapun Murillo dan Wang harus kembali memainkan hole 9 tersebut.

Dalam dua hole pertama, keduanya berhasil sama-sama mendapatkan par. Sampai akhirnya pada hole play-off mereka yang kedua, Murillo akhirnya berhasil mendapatkan birdie untuk memastikan kemenangan pertamanya pada kancah ADT.

”Saya mesti berterima kasih buat keluarga saya. Sudah 4,5 tahun saya merantau dan datang untuk melakukan (kemenangan) ini. Jadi, kemenangan ini terasa sangat spesial,” tutur Murillo.

”Saya pikir Wang pemain yang hebat. Tapi bisa main 7-under dalam kondisi seperti ini, dengan banyak angin, jelas tidak mudah. Kredit buat mereka yang juga bisa bermain dengan skor tersebut, tapi sayangnya harus melalui babak play-off, tapi saya sangat senang dengan cara saya memenangkan hole terakhir,” imbuhnya.

Sementara itu, pegolf Indonesia dengan posisi terbaik diraih oleh George Gandranata. George berhasil mengumpulkan skor 3-under 281 untuk meraih peringkat T9. Ini sekaligus menjadi prestasi terbaik George pada ajang ADT pada musim 2017 ini.

Sementara itu, pegolf amatir Naraajie Emerald Ramadhan Putra berhasil mendapatkan pengalaman penting setelah menjadi pegolf amatir terbaik pada turnamen yang digelar di New Kuta Golf, Pecatu, Bali ini. Ia berhasil mencatatkan total skor 2-pver 286 dan finis di peringkat T20. Meskipun demikian, mengingat ini bukan hasil yang luar biasa, ia harus berjuang lebih keras lagi untuk bisa bersaing pada ajang Asia-Pacific Amateur Championship di Selandia Baru pada 26-29 Oktober 2017 mendatang.

Share.

Leave A Reply