Motin Yeung Meraih Kemenangan Perdana

0

Pegolf asal Hong Kong Motin Yeung meraih kemenangan perdana pada ajang PGA TOUR Series-China kemarin (17/6) setelah menuntaskan ajang Kunming Championship dengan dramatis. Keberhasilan ini sekaligus menempatkannya sebagai pegolf Hong Kong pertama yang meraih kemenangan pada Tour ini.

Putaran final turnamen yang merupakan seri keenam dari PGA TOUR Series-China tersebut berlangsung secara dramatis setelah Yeung harus melakoni babak play-off dengan pegolf Inggris Callum Tarren dan pegolf Amerika Josep Gunerman dengan ketiganya sama-sama membukukan skor 19-under 265.

Yeung dan Tarren yang bermain dalam grup pamungkas sama-sama mencatatkan skor 6-under 65. Gunerman kemudian menyamai perolehan skor mereka setelah bermain dengan skor 67, di antaranya dengan eagle di hole 16 par 5.

Yeung memastikan kemenangannya setelah berhasil mencatatkan birdie di hole play-off pertama. Ia pun disambut oleh kekasih dan sahabat-sahabatnya setelah memasukkan putt birdie yang membuatnya mencatatkan sejarah.

Kemenangan ini sekaligus menjadi sensasional mengingat ia sendiri tidak mendapat status apa-apa pada Q-School yang berlangsung bulan Februari lalu. Bulan Maret lalu, ia berhasil mengikuti turnamen setelah kualifikasi hari Senin pada turnamen kedua musim ini, dan finis T14 di Chongqing, sebelum akhirnya mencatatkan dua kali finis 20 besar yang memberinya slot bermain pada empat turnamen berturut-turut.

”Kemenangan ini sangat penting buat saya karena sebelumnya saya tidak memiliki status di Tour ini dan sekarang saya akhirnya punya keanggotaan, jadi rasanya sungguh luar biasa,” ujar Yeung emosional.

Yeung dilahirkan dan dibesarkan di Beijing sebelum pindah ke Orlando tahun 2006 saat masih berusia 12 tahun. Ia kemudian bermain golf di universitas pada Duke University pada 2012-2016. Ia kemudian beralih profesional pada 2016, namun prestasi terbaiknya sejauh ini ialah T6 pada turnamen Haikou Championship.

”Saya memastikan ingin memukul driver, dan mencoba memukul langsung ke green. Lalu saya melihat Gunerman memukul OB. Anginnya berembus dari kanan ke kiri, jadi saya memutuskan untuk bermain cerdas karena Callum sudah memukul ke fairway. Saya putuskan untuk bersaing dengan memainkan wedge dengannya,” ujar Yeung.

Keputusan Yeung tersebut ternyata tepat. Pukulan keduanya mencapai 10 kaki dari lubang, yang memudahkannya untuk melakukan putt yang berujung pada perayaan kemenangan.

Kemenangan Yeung ini melambungkan posisinya ke peringkat kedua Order of Merit, yang sekaligus membuka peluang baginya untuk melangkah menuju Web.com Tour. Ia kini berselisih sekitar RMB300 ribuan dari Charlie Saxon yang masih bertahan di puncak Order of Merit.

Gunerman sendiri sebenarnya berhasil kembali bermain tanpa bogey, namun mengakui kalau putting-nya justru tidak maksimal.

”Ini ketiga kalinya berturut-turut saya bisa main tanpa bogey, jadi sebenarnya saya main bagus, hanya saja beberapa putting saya gagal masuk. Saya masih merasa bangga dengan permainan saya,” ujar Gunerman.

Tarren sendiri berhasil bangkit setelah mengalami putaran ketiga yang mengecewakan. Ia berhasil main tanpa bogey dan mendapat enam birdie, termasuk empat birdie berturut-turut dari hole 11, sebelum akhirnya harus puas finis di tempat kedua, bersama Gunerman, untuk kedua kalinya musim ini, dan kelima kalinya pada Tour ini.

”Saya kecewa tidak berhasil menang, tapi saya akan terus berusaha,” ujar Tarren yang, seperti halnya Gunerman, mulai berkompetisi pada PGA TOUR Series-China pada 2016.

Share.

Leave A Reply