Menyambut Pemenang Major Perdana?

0

Akankah kita menyambut pemenang Major perdana? Rasanya itulah pertanyaan yang wajar diajukan ketika melihat pegolf Amerika Amy Olson dan pegolf Korea Kim Seiyoung berada pada posisi yang memungkinkan untuk mewujudkan hal tersebut di Evian Resort Golf Club.

Kedua pegolf tersebut hingga saat ini belum menjuarai satu Major pun. Jika Kim telah memiliki tujuh gelar LPGA Tour, Olson bahkan belum sekalipun menjuarai ajang profesional sejak beralih profesional 2014 lalu.

Fakta tersebut justru membuat The Evian Championship tahun ini semakin menarik. Sebagai ajang yang merupakan turnamen Major terakhir pada musim ini, turnamen ini memang kerap memberikan banyak kejutan. Tahun ini pun jelas tidak berbeda.

Olson yang ditemani oleh saudara kandungnya sebagai kedi bermain luar biasa untuk tetap berada di peringkat teratas. Ia mencatatkan empat birdie dengan sebuah eagle untuk mendapatkan skor 6-under 65.

”Saya menyukai ajang Major,” ujar Olson. ”Saya kira hal terbesar yang saya sukai dari kejuaraan Major ialah turnamen seperti itu memaksa Anda untuk mengeluarkan permainan terbaik. Anda tidak bisa berpura-pura. Dan Anda takkan bisa mengatasinya dengan pukulan-pukulan yang buruk.”

Tahun ini, Olson mencatatkan prestasi terbaiknya pada ajang Major ketika finis di peringkat T9 pada turnamen ANA Inspiration.

”Sebenarnya, saya memukul bola dengan lebih baik pada ajang ANA (Inspiration), tapi putting saya jauh lebih baik minggu ini,” ujarnya lagi. Tapi satu hal yang pasti bahwa pekan ini permainannya sangat konsisten.

Dengan bermain 65 pada putaran ketiga dan skor total 14-under 199, praktis ia memiliki keunggulan dua stroke dari Kim, yang menjadi pesaing terdekatnya.  Kim sendiri membukukan skor yang lebih baik, 7-under 64. Ia menorehkan tujuh birdie dan tanpa bogey, sesuatu yang telah menjadi targetnya.

”Target utama saya ialah menjuarai turnamen Major. … Tapi saya tidak tahu apa yang bakal terjadi (pada putaran final).” — Kim Seiyoung

”Senang sekali bisa bermain tanpa bogey hari ini (kemarin),” tutur Kim. ”Sebelum memulai permainan hari ini, saya sudah mematok target untuk tidak bermain bogey. Jadi, saya senang bisa melakukannya.”

Dengan jarak hanya dua stroke, peluangnya untuk menorehkan Major pertama dalam kariernya jelas terbuka. Meski demikian, Kim tetap merendah.

”Target utama saya ialah menjuarai turnamen Major. Sejauh ini saya memang sudah menang tujuh kali, tapi belum satu Major pun saya raih, jadi saya berharap bisa memenangkannya (kali ini). Tapi saya tidak tahu apa yang bakal terjadi (pada putaran final),” ujarnya.

Jelas Kim berharap bisa beristirahat dengan tenang dan kembali memainkan putaran yang solid. Tapi sejumlah nama juga akan berharap bisa menorehkan hasil terbaik ketika putaran final dimainkan hari Minggu ini.

Selain Mo Martin yang berjarak empat stroke di belakang Olson, yang merupakan rekan senegaranya, juara edisi 2012, ketika The Evian Championship masih menyandang nama Evian Masters dan belum menjadi ajang Major, Park Inbee, juga masih memiliki peluang untuk menjadi pemenang.

Setelah bermain tanpa bogey dengan 2-under 69 pada hari kedua, Park membukukan enam birdie dengan dua bogey untuk memperbaiki catatan peringkatnya. Dengan skor total 9-under 204 dan 18 hole tersisa, segalanya masih sangat mungkin baginya. Kemenangan pada ajang ini jelas akan membuatnya melengkapi karier Grand Slam setelah sebelumnya sukses menjuarai ANA Inspiration (2013), US Women’s Open (2008, 2013), Women’s PGA Championship (2013-2015), dan Women’s British Open (2015).

”Tiap kali saya mengikuti Evian (Championship), saya memikirkan untuk bisa melengkapi koleksi Major. Kalau terwujud, ya terwujudlah; kalaupun tidak, ya tidak. Tiap hari saya hanya berusaha untuk bisa bermain golf dengan lebih baik dan itulah yang menjadi fokus saya,” tuturnya.

The Evian Championship tahun ini telah mengalami peningkatan hadiah uang untuk kedua kalinya. Setelah tahun lalu memperebutkan total US$3.650.000, yang merupakan peningkatan sebesar US$400.000 dari tahun sebelumnya, tahun ini ajang ini menyuguhkan total hadiah sebesar US$3.850.000. Juara turnamen ini akan membawa pulang US$577.500.

Share.

Leave A Reply