Mengejar Jejak Sang Legenda

0

Pekan ini, para pegolf elit dari seluruh dunia telah berkumpul di salah satu lapangan golf ikonik Amerika Serikat, Shinnecock Hills Golf Club untuk mengikuti ajang Major kedua tahun ini, U.S. Open. Kejuaraan yang memasuki penyelenggaraan ke-118 ini dianggap sebagai tes golf terkemuka dengan Rolex sendiri telah menjadi Official Timekeeper sejak 1980. Dan para pegolf elit itu sendiri berniat untuk mengejar jejak sang legenda Jack Nicklaus.

Sejak 2012, hanya 17 pegolf yang mencatatkan skor under ketika mengikuti ajang U.S. Open. Fakta ini jelas menegaskan status turnamen ini sebagai ujian sejati para pegolf profesional dunia. Lapangan-lapangan yang menjadi arena penyelenggaraan ajang Major ini juga menuntut kemampuan membentuk pukulan dari hole pertama hingga hole terakhir.

Sejumlah Rolex Testimonee telah sukses menikmati kejuaraan ini, termasuk Jack Nicklaus. Nicklaus menjadi hanya satu dari empat pegolf yang bisa mengangkat trofi juara dalam empat kesempatan (1962, 1967, 1972, dan 1980). Warisan Nicklaus ini telah dipererat oleh USGA setelah badan otoritas tersebut mengganti nama medali emas yang diberikan kepada sang juara menjadi Jack Nicklaus Medal untuk mengakui prestasi istimewa Nicklaus pada turnamen tersebut.

Nicklaus sendiri merupakan salah satu dari Tiga Besar, bersama dua Rolex Testimonee Arnold Palmer dan Gary Player. Persahabatan ketiganya sangat erat di luar lapangan, namun persaingan ketiganya juga sengit di lapangan, dan ketiganya memadukan total enam gelar U.S. Open.

Ketika almarhum Palmer menjadi Role Testimonee pertama pada 1967, kedua rival terdekatnya itu pun mengikuti jejaknya dan membantu mengukuhkan ikatan antara Rolex dan golf. Melalui presisi, kemampuan untuk bisa diandalkan, dan performa terbaik sebagai atribut-atribut yang selama ini melekat pada Rolex, Tiga Besar tersebut telah meninggalkan jejak mendalam bagi olahraga golf ini dan sekaligus menginspirasi begitu banyak generasi yang lahir setelah mereka, termasuk sesama Rolex Testimonee, seperti Tom Watson dan Curtis Strange, yang sama-sama telah menjuarai U.S. Open pada era 1980-an.

Punggawa Baru
Sejak pergantian milenium, sekelompok pegolf baru tampil sebagai bintang-bintang baru dengan hasrat untuk mengukir sejarah baru dengan nama mereka. Seperti halnya Sang Tiga Besar, tiap individu muda ini pun mencapai sukses dengan integritas, kematangan, dan respek—dengan menampilkan kemampuan yang luar biasa. Rolex New Guard ini telah mematok standar performa masa kini. Masih dalam tahap awal kariernya, salah satu yang menonjol ialah juara Major tiga kali Jordan Spieth, yang pada 2015 lalu dan dalam usia 21 tahun menjadi salah satu pegolf termuda yang menjuarai U.S. Open.

Juara U.S. Open 2017 Brooks Koepka juga kembali tampil dan berniat untuk mengulangi keberhasilan Rolex Testimonee asal Afrika Selatan Retief Goosen yang menjuarai ajang Major ini dua kali, dengan kemenangan U.S. Open keduanya di Shinnecock Hills. Koepka sendiri berhasil mencatatkan rekor 16-under dan mengungguli sesama Rolex Testimonee lainnya, Hideki Matsuyama yang akhirnya finis T2.

Tahun lalu Justin Thomas juga mencatatkan rekor tersendiri. Juara FedExCup ini membukukan skor terendah dalam kaitannya dengan par dalam sejarah turnamen ini. Ia membukukan skor 9-under 63 pada putaran ketiga tahun lalu. Ia kemudian meraih predikat Player of the Year setelah meraih lima kemenangan pada 2017, termasuk gelar Major pertamanya. Ia juga sempat menjadi pegolf No.1 dunia tahun ini, meskipun hanya dalam waktu yang relatif singkat.

Rickie Fowler, Spieth, dan Jon Rahm dari Spanyol juga akan mengejar prestasi setelah sama-sama bermain luar biasa pada The Masters bulan April silam. Rolex Testimonee lain yang juga akan berusaha mencatatkan prestasi terbaik ialah Daniel Berger dan Bryson DeChambeau (AS), Matthew Fitzpatrick (Inggris), dan Li Haotong (China).

Selama lebih dari 50 tahun keterlibatannya dalam golf, Rolex telah mengembangkan salah satu relasi yang paling luas dan paling lama dengan golf. Kerja sama pentingnya dengan sejumlah organisasi terbukti telah membawa golf ke level yang jauh lebih baik lagi. Selain bekerja sama dengan United States Golf Association (USGA) yang menyelenggarakan U.S. Open, Rolex juga telah terlibat dalam sejumlah fase penting di golf. Belum lama ini produsen arloji asal Swiss ini juga telah melanjutkan kerja samanya dengan USGA untuk periode 10 tahun berikutnya sehingga mereka akan berkolaborasi hingga 2028.

”Melalui kemitraan jangka panjang kami, Rolex berperan penting untuk mendukung misi kami dan golf, tak hanya pada tiap ajang U.S. Open sejak 1980, tapi pada tiap level dari permainan ini, dari kejuaraan amatir kami hingga peraturan golf,” ujar CEO USGA Mike Davis.

”Perpanjangan kerja sama kami hingga 10 tahun ke depan menunjukkan komitmen berkesinambungan mereka terhadap olahraga kita. Selama lebih dari 50 tahun, Rolex telah mendukung para pegolf terbesar dan telah hadir pada sejumlah momen ikonik dalam sejarah U.S. Open. Kini, dari dukungan tayangan tanpa jeda pada USGA Championship pada siaran FOX hingga inovasi U.S. Open History Experience kami, dan inagurasi ajang Celebration of Champions, kami bersemangat melihat momen-momen istimewa dalam satu dekade ke depan dengan dukungan Rolex dalam menciptakan dan menampilkannya kepada para penggemar golf di seluruh dunia.”

 

Share.

Leave A Reply