Makin Konsisten, Hadiah Lebih Besar

0

Ajang Asian Development Tour (ADT) Ciputra Golfpreneur Tournament presented by Panasonic kembali digelar pada bulan Agustus ini. Turnamen yang memasuki tahun keempat ini akan kembali dipertandingkan di Damai Indah Golf Bumi Serpong Damai Course mulai 23-26 Agustus 2017. Ciputra Golfpreneur Tournament presented by Panasonic merupakan salah satu dari dua ajang ADT yang rencananya akan digelar di Indonesia.

Memasuki tahun keempat, turnamen ini tak hanya menjadi konsistensi dukungan Ciputra terhadap perkembangan olahraga golf di Indonesia, tapi juga mendapat suntikan yang sangat berarti berupa peningkatan hadiah uang. Jika sebelumnya memperebutkan hanya US$100.000, tahun ini para pegolf profesional regional akan bersaing untuk hadiah uang sebesar US$110.000.

Turnamen ini merupakan level selanjutnya dari kepedulian Ciputra Group terhadap perkembangan golf di Indonesia. Setelah lebih dari 20 tahun menjadi penyelenggara pertandingan junior, yang semula berskala nasional dan kini berskala internasional—melalui Ciputra World Junior Golf Championship—Ciputra Golfpreneur Tournament presented by Panasonic ini difokuskan bagi para pegolf profesional, khususnya profesional di Indonesia.

Ini juga menjadi tahun kedua kolaborasi antara Ciputra Group dengan Panasonic Indonesia. HIroyoshi Suga, Presiden Direktur PT Panasonic Gobel Indonesia menjelaskan sebagai perusahaan yang sudah lebih dari 60 tahun berkarya di Indonesia, Panasonic mengalokasikan dana CSR-nya, di antaranya untuk mendukung perkembangan golf di Indonesia.

Salah satu peran pentingnya sebagai sponsor, pegolf Indonesia terbaik pada ajang Ciputra Golfpreneur Tournament presented by Panasonic ini akan dikirimkan unutk mengikuti ajang Panasonic Open Japan pada tahun 2018. Tahun lalu Danny Masrin mewakili Indonesia untuk berlaga pada ajang kolaborasi Asian Tour dan Japan Golf Tour tersebut.

Pegolf Indonesia pertama yang menjuarai ajang ADT, George Gandranata menjelaskan pentingnya posisi ajang ADT bagi para pegolf Indonesia. Ketika ia menjuarai PGM LADA Langkawi Championship tahun 2016, peringkat dunianya meningkat dari 1467 menjadi 706.

Prestasi terbaik George selama mengikuti turnamen ini ia peroleh tahun lalu. Ketika itu ia mencatatkan total 6-under 282 dan finis di peringkat T28. Adapun prestasi terbaik pegolf Indonesia pada turnamen ini dicatatkan oleh William Sjaichuddin ketika finis T2 pada 2014. Saat itu ia bermain 14-under 274.

Tahun 2016 lalu juga menjadi tahun terbaik bagi para pemain amatir Indonesia. Naraajie Emerald Ramadhan Putra dan Tirto Tamardi sama-sama mencatatkan total 9-under 279 dan finis di peringkat T18. Sementara Kevin Caesario akbar mencatatkan 7-under 281 dan finis di posisi T26. Pegolf amatir Indonesia lain yang berhasil lolos cut ialah Jonathan Wijono dengan catatan 3-under 285 di peringkat 43.

Daftar Juara Ciputra Golfpreneur Tournament presented by Panasonic
2016
– Oscar Zetterwall (Swedia)
2015 – Michael Tran (Vietnam)
2014 – James Byrne (Skotlandia)

Share.

Leave A Reply