Legiun Asia Mengawali Perjuangannya di Carnoustie

0

Para pegolf Asia mengawali perjuangannya di Carnoustie, Skotlandia dengan mencatatkan hasil yang berbeda seusai putaran pertama kemarin (19/7). Bermain pada gelaran ke-147 The Open Championship, pemain debutan Danthai Boonma menuntaskan putaran pertamanya dengan catatan 7-over 78.

Awal yang mengecewakan ini memaksanya untuk belajar dan memperbaiki performanya pada putaran kedua nanti.

”Saya merasa memukul bola dengan cukup baik dan putting saya juga tidak jelek, tapi skornya tak sesuai dengan yang saya harapkan. Saya menuntaskan hari ini dengan mengecewakan, kehilangan lima pukulan dalam empat hole terakhir, mendapati masalah di hole 16, memukul bola ke bnker dan kehiangan momentum di sana,” ujarnya.

Perasaan kecewa itu memang wajar dirasakan, terutama mengingat angin belum berembus kencang pada pagi hari.

”Kondisinya belum terlalu berangin sebenarnya. Cuaca dan kondisi bermainnya hari ini (kemarin) bahkan bagus. Sayangnya, saya tidak bisa memanfaatkan hal tersebut,” keluhnya.

Meski mengecewakan, Danthai yang bermain bersama mantan juara The Open asal Amerika, Mark Calvcavecchia dan pegolf Afrika Selatan Shaun Norris, mengaku mendapat pengalaman berarti.

”Saya masih sangat bersemangat dan sedikit gugup. Saya main bersama mantan juara The Open Mark (Calcavecchia), jadi ini juga pengalaman yang bagus,” sambungnya lagi.

Danthai mendapatkan hak bermain pada ajang Major tertua ini setelah finis di peringkat T4 pada ajang SMBC Singapore Open, yang merupakan bagian dari The Open Qualifying Series.

Hasil yang kurang memuaskan juga diraih oleh rekan senegaranya, Kiradech Aphibarnrat. Kemarin ia memulai pekan The Open ini dengan skor 3-over 74. Ia sempat membukukan dua birdie dan satu double bogey, namun justru harus kehiangan empat stroke lagi dalam tujuh hole berikutnya, sampai ia akhirnya mencatatkan birdie ketiganya di hole 17.

Birdie di hole 17 itu juga terbilang di luar dugaan. Dari jarak 80 yard, Kiradech melakukan pitching yang melambungkan bola hingga kemudian masuk ke lubang.

Hasil pada hari pertama ini jelas di luar harapan, terutama mengingat tahun ini ia menampilkan performa yang luar biasa, termasuk menjuarai ISPS HANDA World Super 6 Perth dan dua kali meraih posisi lima besar pada ajang World Golf Championship.

”Mencatatkan skor 3-over pada putaran pertama jelas bukan hasil awal yang bagus,” ujar Kiradech. ”Saya sebenarnya mengawali putaran ini dengan bagus, birdie di hole pertama dan hampir mendapat birdie lagi di hole kedua. Saya keliru mengukur pukulan yang akhirnya mendarat di bunker dan membuat saya kena double bogey.”

Bermain bersama juara bertahan Jordan Spieth dan pegolf No.3 dunia Justin Rose, Kiradech menyayangkan sejumlah pukulannya yang buruk. Dalam putaran pertama itu ia hanya empat kali memukulkan bola ke fairway, tapi ia masih bernada positif untuk memulai putaran kedua nanti.

”Saya hanya berusaha agar tetap konsisten. Saya harap saya bisa terus melakukan hal itu besok (hari ini), menjaga bola tetap di fairway dan mendapatkan skor yang rendah,” sambung Kiradech yang menikmati bermain bersama Justin Rose dan Jordan Spieth.

Pegolf Thailand lainnya, Jazz Janewattananond mencatatkan hasil serupa dengan Kiradech. Hanya saja pada putaran pertama kemarin ia mendapatkan empat birdie, satu double bogey, dan lima bogey.

”Ini putaran yang panjang. Saya memulainya dengan cukup bagus, tapi belakangan malah jauh berbeda, tapi saya masih bisa menjaga peluang. Ini lapangan yang sulit dan ini juga kejuaraan Major pertama buat saya,” ujar Jazz yang juga baru pertama kalinya memainkan lapangan links.

Meskipun skor hari pertamanya kurang memuaskan, Jazz mengaku sangat menikmati ajang Major ini.

”Anda bisa melihat banyak pemain di sini. Di loker, Anda mungkin bertemu Tiger Woods ketika mengganti sepatu dan Dustin Johnson mungkin melewati Anda di driving range, ini sungguh luar biasa,” ujar Jazz.

Kang Sung menorehkan catatan terbaik pada hari pertama. Pegolf Korea Selatan ini mencatatkan skor 2-under 69. Sementara pegolf Jepang Yuta Ikeda bermain dengan skor 70.

Putaran pertama The Open kali ini menjadi milik pegolf asal Amerika Serikat. Kevin Kisner sukses mencatatkan skor terendah hari pertama, 5-under 66. Ia menorehkan satu eagle dan empat birdie, dengan satu bogey.

Adapun tiga pemain lainnya hanya berjarak satu stroke dari Kisner. Pegolf Afrika Selatan Erik Van Rooyen dan Zander Lombard, serta rekan senegara Kisner, Tony Finau, sama-sama bermain 67 .

Share.

Leave A Reply