Kitayama Meraih Gelar ADT Perdananya

0

Pegolf Amerika Kurt Kitayama menuntaskan dominasinya selama empat putaran pada ajang Asian Development Tour PGM Darulaman Championship kemarin (27/1). Pegolf berusia 25 tahun ini bermain 2-under 70 untuk memastikan kemenangan dengan total skor 21-under 267.

Putaran final kemarin menghadirkan drama ketika keunggulan lima stroke Kitayama dipangkas oleh pesaing terdekatnya asal Amerika John Catlin. Catlin mencatatkan tiga birdie dan sebuah eagle dari jarak 10 kaki di hole 10 sehingga membuat posisinya seimbang dengan Kitayama.

Namun, Kitayama mengatasi tekanan dari rekan senegaranya itu dengan mencatatkan birdie di hole 16 dan 18 untuk mengamankan gelar pertamanya di Asia.

”Sebelum hole 10, saya merasa tegang sampai akhirnya posisi kami seimbang. Setelah hole 11 sebenarnya saya merasa rileks dan merasa lepas. Saya masih belum melakukan pukulan yang bagus, tapi saya masih bisa mendapat par dan mengamankan skor,” tutur Kitayama.

Ia juga mengaku tidak memainkan permainan terbaiknya. Meski demikian ia berhasil bermain sabar dan mengingatkan bahwa ia masih memiliki banyak peluang.

Kitayama sempat bermain dua tahun pada Web.com Tour sampai berhasil lolos Qualifying School Asian Tour awal tahun ini. Kemenangan ini membuatnya membawa pulang hadiah sebesar US$10.096,15.

”Saya sangat bersemangat menanti jadwal turnamen dan berharap mendapat undangan dari sponsor setelah ajang ini. Saya berharap dapat undangan seperti di Selandia Baru atau Perth. Seandainya tidak demikian, saya akan mengambil rehat sejenak,” imbuh Kitayama.

Sementara itu, meskipun gagal memenangkan turnamen Catlin merasa bangga dengan permainannya pekan ini. Total skor yang ia torehkan sepanjang turnamen tersebut, 19-under 269 merupakan rekor terendah dalam karier profesionalnya.

”Saya sudah memberikan segalanya. Di hole 10 harapan itu terasa makin jelas. Putt eagle itu memberi saya peluang bagus. Selain meleset di hole 12, saya melakukan permainan yang fenomenal hari ini (27/1),” ujar Catlin.

Putaran terakhir turnamen yang dimainkan di Darulaman Golf and Country Club, Kedah ini sekaligus mengakhiri petualangan duo Indonesia Danny Masrin dan George Gandranata. Danny yang berharap untuk bisa mencatatkan hasil terbaiknya pada ajang ADT kembali mencatatkan skor even par pada putaran terakhir. Dengan total skor 4-under 285, ia finis di peringkat 16 bersama pegolf Malaysia S. Siva Chandhran, pegolf Perancis Erwan Vielledent, dan pegolf AS Seungjae Maeng,

Sementara itu, George Gandranata harus puas finis di peringkat T45. Performanya pada putaran final kemarin menurun dan membukukan skor 4-over 76. Total skornya pada turnamen tersebut ialah 4-over 292.

Share.

Leave A Reply