Kiradech Taklukkan Nitties untuk Gelar European Tour Keempat

0

Kiradech Aphibarnrat asal Thailand menaklukkan pegolf Australia James Nitties 2&1 untuk menjuarai ISPS HANDA World Super 6 Perth yang berlangsung hari ini, sekaligus meraih gelar European Tour keempat dalam kariernya.

Pegolf berusia 28 tahun ini mendaki jalan yang cukup terjal untuk memenangkan turnamen unik yang dimainkan di Lake Karrinyup Country Club ini. Sebelumnya, ia berhasil melaju ke babak knock-out setelah memainkan empat hole play-off dengan pegolf Australia lainnya, Anthony Quayle pada akhir putaran ketiga.

Memainkan matchplay pertama dengan pegolf Australia lainnya Ben Eccles, Kiradech berhasil unggul 1-up sebelum kemudian mengalahkan pegolf nomor satu Japan Golf Tour musim lalu Yusaku Miyazato. Partai dengan Miyazato tersebut harus ia mainkan hingga hole knoc-out kelima.

Melaju ke babak berikutnya, ia mengalahkan pegolf Amerika Sean Crocker dengan 1-up dan masuk semifinal setelah mengalahkan Lucas Herbert dari Australia.

Nitties sendiri mendaki ke partai final setelah mengalahkan sejumlah rekan senegaranya, dari Nick Cullen, Dimitrios Papadatos, dan Callan O’Reilly, sebelum akhirnya mengalahan pegolf Inggris Sam Horsfield  untuk bertemu Kiradech di babak final.

Pada partai final tersebut, Kiradech sempat kalah 1-down dalam dua hole. Namun, ia berhasil memenangkan tiga hole berikutnya secara berturut-turut, yang sekaligus menyudahi perlawanan James. Kemenangan ini sekaligus membuatnya membawa pulang hadiah sebesar US$224.473,14.

”Ini pekan yang luar biasa. Dalam beberapa bulan terakhir saya nyaris memenangkan turnamen dan akhirnya saya bisa melakukannya,” ujar Kiradech.

Ia melanjutkan, tiap pukulan pada partai matchplay sangatlah penting. Ia memuji permainan Nitties dan menyebutnya kurang beruntung. Beberapa pukulannya yang meleset berakhir di tempat yang menyulitkannya untuk bisa meraih skor.

Kiradech juga memuji penampilan pemain muda Australia Lucas Herbert. ”Sungguh kebanggaan bisa main bersama pemain berbakat seperti Lucas. Pukulannya sangat jauh dan percaya dirinya sungguh luar biasa. Pegolf muda ini jelas salah satu pemain terkuat dan patut diperhatikan,” puji Kiradech.

Konsep ISPS HANDA World Super 6 Perth ini memang sangat unik. Setelah bermain 36 hole, para peserta akan mengalami cut-off. Lalu pada akhir putaran ketiga, sebanyak 24 pegolf akan melaju ke putaran knock-out matchplay pada hari Minggu. Sebanyak 8 pegolf teratas otomatis mendapat bye, sedangkan 16 lainnya dipertemukan untuk saling berhadapan.

Adapun hole yang dimainkan juga tidak mengikuti urutan konvensional. Hole untuk babak knock-out tersebut dimainkan dari hole 10 par 4, hole 11 par 5, hole 13 par 4, hole 14 par 4, hole 12 par 3, dan hole 18 par 4.

”Konsep ini menurut saya bagus. Saya yakin akan lebih banyak lagi penggemar golf yang tertarik dengan turnamen ini,” ujar Kiradech.

Nitties sendiri memang tengah berusaha mendapatkan status bermain, baik di level European Tour maupun Asian Tour. Tak heran jika ia merasa sedih lantaran gagal memenangkan turnamen ini, mengingat saat ini ia tidak memiliki status keanggotaan di Tour mana pun.

”Permainan Kiradech terlalu bagus. Ia mencatatkan eagle dan birdie, jadi bisa dibilang, ia menuntaskan permainannya untuk menang. Performanya pekan ini luar biasa. Salut buat dia,” puji Nitties.

Share.

Leave A Reply