Kemenangan Impian Sandhu

0

Pegolf asal India Ajeetesh Sandhu meraih kemenangan impiannya dengan menjuarai Yeangder Tournament Players Championship hari ini (8/10). Pegolf berusia 28 tahun ini mencatatkan total 12-under 276 untuk meraih gelar Asian Tour pertamanya di Linkou International Golf and Country Club.

Gelar ini menjadi sangat berarti bagi Sandhu ;antara nmusim ini ia kehilangan kartu Asian Tour. Bermain dengan kategori Country Exemption, Sandhu berhasil memaksimalkan kesempatan yang ia berikan dengan mengalahkan pegolf AS Johannes Veerman dengan mendapat tiga birdie dan satu bogey.

”Saya masih gemetar setelah putt terakhir itu, tapi setelah memikirkannya lagi, itu sungguh luar biasa. Saya kira saya bakal lebih gugup lagi, tapi setelah kembali ke hotel kemarin (seusai putaran ketiga), saya mendapat banyak dukungan dari India. Ada banyak orang, termasuk orang-orang yang tidak saya kenal mengirimi pesan buat saya. Mereka sungguh menenangkan saya,” tutur Sandhu.

Sandhu menuturkan, ada banyak titik balik pada putaran final itu. Ia mengawalinya dengan sangat baik, meskipun tidak mendapat birdie di hole pertama. Ia baru mendapat birdie di hole kedua dan ketiga.

”Saya memainkannya dengan sangat sempurna. Setelah itu, saya merasa sangat nyaman. Kedua birdie itu membuat saya merasa tenang,” tutur Sandhu lagi.

Ia mulai memikirkan kemenangan ketika ia melakukan drive yang bagus di hole 18. Meskipun pukulan keduanya masuk bunker, ia lekas pulih dan akhirnya mendapatkan par di hole tersebut.

”Saat berjalan di hole 18, Johannes Veerman berujar ke saya, ’Drive yang bagus sobat, tapi sebaiknya kamu membuat birdie di hole ini karena saya bakal bikin eagle.’ Dan chipping-nya untuk eagle malah kena pin! Kami saling pandang dan tertawa. Sungguh menyenangkan main dengan dia,” ujar Sandhu.

Dengan kemenangan ini, Sandhu tak hanya membawa pulang hadiah uang sebesar US$90.000, tapi juga exemption selama dua tahun. Kemenangan ini sekaligus menjadi hadiah ulang tahun awal bagi Sandhu, yang bakal berulang tahun pada 9 Oktober.

Meskipun harus menunda kemenangan perdananya, Johannes Veerman berhasil meraih posisi finis terbaik selama bermain pada ajang Asian Tour.

”Saya tahu saya mesti bikin eagle untuk memaksa play-off dan kita semua membayangkan momen Tiger Woods ketika Anda mesti melakukan sesuatu yang gila untuk bisa menang. Saya berkata pada diri sendiri, ’Ini dia, ini saatnya!’ dan saat bola menghantam pin, rasanya impian sirna. Bola tidak masuk, tapi itu masih pukulan yang bagus.”

Veerman meyakini hanya masalah waktu saja sampai ia bisa menjuarai ajang Asian Tour.

”Lihatlah Gavin (Green). Dia teman saya dan dia finis sebagai runner-up tiga kali sebelum juara. Hal itu membuktikan bahwa Anda mesti terus melangkah,” tutupnya.

Adapun andalan tuan rumah, Lu Wei-chih hanya bermain even par pada putaran final dan mesti puas berada di posisi ketiga.

Rory Hie berhasil memperbaiki posisinya setelah pada putaran final hari ini ia bermain dengan skor 1-under 71. Ia mendapat tiga birdie dengan dua bogey dan finis di peringkat T49. Ia akan berpeluang untuk meraih prestasi lebih baik ketika bermain pada ajang Combiphar Players Championship, ajang Asian Development Tour yang akan dimainkan di New Kuta Golf, Bali pada pekan ini, 11-14 Oktober.

Share.

Leave A Reply