Indonesian Golf Tour Musim 2018 Mulai Bergulir

0

Setelah jeda kompetisi selama kurang dari dua bulan, Indonesian Golf Tour (IGT) musim 2018 mulai bergulir hari ini (6/2). Sirkuit golf profesional yang memberi kesempatan berkompetisi dengan level tinggi bagi para pegolf profesional dan pegolf amatir ini mengawali Seri I di Jababeka Golf and Country Club, Cikarang, Jawa Barat.

Mengawali musim 2018 ini, tentu saja para pegolf profesional Indonesia bersiap untuk mengawali musim kompetisi dengan positif dan berusaha untuk meraih juara. Artinya, Seri I ini juga bisa menjadi awal persaingan seru sepanjang tahun.

Pada musim lalu, dua nama bisa dianggap dominan pada kancah IGT. Kembalinya George Gandranata ke lingkaran para juara pada Seri IV dilanjutkan dengan kemenangannya pada Seri V.

Selain George, Danny Masrin menjadi pemain dengan koleksi gelar terbanyak tahun lalu. Danny memenangkan Seri III, Tugu Pratama Golf Invitational, sekaligus memenangkan Grand Final.

Namun, berkat sejumlah prestasi gemilang sepanjang musim 2017 lalu, George Gandranata berhasil mengumpulkan total hadiah terbanyak dan menjuarai Order of Merit pada PGA Tour of Indonesia 2017. Dari total 15 turnamen yang ia mainkan, ia mengoleksi Rp199.594.906, mengungguli Rory Hie (Rp141.028.896 dari 14 turnamen) di tempat kedua, dan Ian Andrew (Rp123.427.974 dari 16 turnamen) di tempat ketiga. Adapun Danny yang memainkan 11 turnamen yang di-sanction PGA Tour of Indonesia berada di peringkat keempat dengan Rp123.057.356.

Meski demikian, musim lalu menghadirkan juara baru yang tampil mengesankan, dan pemain senior yang masih siap memusingkan para pemain muda. Pro dari Modern Golf and Country Club asal Bali, I Ktut Sugiarta masih terbukti menjadi salah satu penantang tangguh bagi deretan bintang muda yang bermunculan. Ia sukses memenangkan Seri I yang dimainkan di Matoa Nasional Golf Course, Top Skor Golf Invitational.

Seri II yang berlangsung di Modern Golf and Country Club juga menjadi panggung bagi pemain senior lainnya. Indra Hermawan akhirnya sukses meraih gelar IGT pertamanya dengan menjuarai seri yang disponsori oleh PT Permata Karya Perdana itu dengan mengungguli George Gandranata satu stroke.

Joshua Andrew Wirawan juga tampil sebagai juara baru IGT setelah bermain 7-under 209 di Palm Hill Golf Club, mengungguli Danny Masrin dan George Gandranata.

Juara baru berikutnya ialah Elki Kow yang menunjukkan dominasi luar biasa pada BUMA Indonesian Golf Tour bulan November 2017 lalu. Elki yang berada dalam persimpangan kariernya malah bermain luar biasa dan menorehkan skor terendah sepanjang musim 2017 lalu dengan membukukan 16-under 200, unggul 8 stroke dari Benita Yuniarto Kasiadi dan Fajar Win Nuryanto.

Kami memperkirakan persaingan musim ini akan lebih seru lagi. Sejumlah pemain Indonesia makin terekspos dengan turnamen internasional, dari Philippines Golf Tour ke Asian Development Tour dan Asian Tour, yang membantu mereka untuk mengasah kemampuan dan mental bertanding.

Tentu saja patut dinantikan bagaimana para pemain senior menghadapi para pemain muda pada musim ini.

Perkembangan IGT Seri I di Jababeka Golf and Country Club bisa diikuti melalui live scoring pada situs resmi PGA Tour of Indonesia.

Share.

Leave A Reply