Ikeda Meneruskan Tradisi

0

Yuta Ikeda meneruskan tradisi menjuarai minimal satu turnamen dalam setahun setelah menorehkan kemenangan sensasional pada Asia-Pacific Diamond Cup kemarin (23/9). Pada putaran final itu, ia mencatatkan skor 3-under 68 untuk memastikan kemenangannya.

Kemenangan di Musashi Country Club ini merupakan gelar Japan Golf Tour yang ke-20 baginya. Dan mengingat ajang ini juga turut dinaungi oleh Asian Tour, trofi kali ini menjadi trofi kedua bagi pegolf berusia 32 tahun ini.

Ikeda memulai putaran final dengan hanya unggul satu stroke. Tapi ia justru memulai permainannya dengan sebuah bogey. Beruntung bogey tersebut tak memengaruhi permainannya di hole berikutnya. Ia pun lekas mendapat birdie di hole 2, 4, dan 6.

Upaya Ikeda untuk menang akhirnya tak terbendung lagi ketika di hole 15 ia kembali mencatatkan birdie. ia pun menutup putaran final kemarin dengan skor total 15-under 269 untuk memberinya keunggulan enam stroke.

”Saya memulai putaran akhir dengan bogey, jadi sebenarnya bukan awal yang bagus, tapi bogey itu tak banyak berpengaruh karena saya rasa permainan saya sedang bagus,” ujar Ikeda.

”Di lapangan ini, Anda mesti memukul bola ke fairway, tapi karena ini lapangan susah, memang tidak mudah untuk selalu memukul ke fairway,” ujar Ikeda lagi menggambarkan sulitnya menaklukkan Musashi Country Club.

Dengan gambaran lapangan yang demikian, kita bisa melihat bagaimana Ikeda memiliki kapasitas yang layak membuatnya meraih kemenangan pekan. Total skornya, 15-under 269 juga membuatnya menjadi satu-satunya pemain yang bisa bermain under dua digit. Selain itu, kemenangan 6 stroke kali ini membuatnya menyamai skor kemenangan terbesar Asian Tour pada musim ini

”Ini kemenangan ke-20 buat saya (pada Japan Golf Tour). Saya sendiri tak mengira bisa memenangkan gelar sebanyak ini dalam karier saya. Prestasi ini menjadi langkah maju buat saya dan saya berharap untuk bisa memenangkan lima gelar lagi,” sambung Ikeda.

”Saya melihat papan klasemen beberapa kali dan tampaknya tak ada yang melaju kecuali Yuta Ikeda.” — Justin Harding

Lima kemenangan lagi pada Japan Golf Tour akan membuat Ikeda memiliki keanggotaan seumur hidup. Kini Ikeda menjadi pegolf kedelapan yang bisa mencatatkan 20 kemenangan di Jepang, di antaranya bersama Graham Marsh, Toru Nakamura, dan Toru Taniguchi. Rekor kemenangan terbanyak masih dipegang oleh Masashi ”Jumbo” Ozaki yang mengumpulkan 94 gelar.

Jika Ikeda sukses melanjutkan sensasinya meneruskan minimal satu kemenangan tiap tahun, pujian juga patut diberikan kepada pegolf Afrika Selatan Justin Harding. Pada hari terakhir, Harding melejit dari semula berada di peringkat 16 dan menuntaskan turnamen ini dengan berada di peringkat kedua. Ia mencatatkan skor 5-under 66 dan mengakhiri turnamen dengan 9-under 275.

Kemenangan ini turut melambungkan posisi Ikeda pada Habitat for Humanity Standings. Sebelum ajang ini berlangsung, ia berada di peringkat 42. Dan pada awal pekan ini, pegolf yang membukukan rekor sempurna saat tampil pada EurAsia Cup awal tahun ini berada di peringkat 7.

”Saya mendapatkan putt (birdie) termudah di hole terakhir dan bolanya malah tidak masuk! Padahal saya main bagus.  Hari Jumat itu saya berjuang keras di bawah hujan dan tak mendapatkan skor yang bagus,” ujar Harding mengungkapkan sedikit kekecewaannya.

”Lapangan ini sulit kalau bola Anda tak bisa masuk fairway. Saat ini hanya ada satu orang yang bisa main under dua digit dan hal itu menunjukkan betapa ganasnya lapangan ini. Saya melihat papan klasemen beberapa kali dan tampaknya tak ada yang melaju kecuali pimpinannya,” Harding menyanjung Ikeda.

”Jelas tempat kedua menjadi perebutan terakhir. Saya mendapat momentum dengan birdie di hole 9, tapi kemudian membuang kesempatan di hole 10. Tapi pada akhirnya saya senang dengan hasil ini.”

Harding pantas merasa puas dengan performanya pada Asian Tour musim ini. Setelah menjadi pegolf pertama yang sukses mencatatkan dua kemenangan dalam dua turnamen pertamanya pada Asian Tour, Harding kini berada di peringkat 8 pada Habitat for Humanity Standings.

Share.

Leave A Reply