Hole-in-One Bawa Woojin Memimpin di Guilin

0

Pegolf muda asal Korea Jung Woojin mencatatkan hole-in-one yang turut membantunya untuk memimpin pada ajang Guilin Championship. Selain hole-in-one tersebut, ia juga mencatatkan tujuh birdie dengan dua bogey untuk menorehkan skor 7-under 65 pada putaran pertama ajang PGA TOUR Series-China.

Bermain dari hole 10, Jung mendapat lima birdie di sembilan hole pertamanya, sebelum akhirnya mendapat bogey pertama di hole 1. Namun, di hole 4 par 3, pegolf berusia 20 tahun ini berhasil melakukan hole-in-one. Jung, yang memainkan 9-iron miliknya, menyaksikan bola memantul dan masuk ke lubang, yang sekaligus memberinya hole-in-one pertama dalam kariernya.

”Jaraknya 132 yard, pin depan, dan angin berembus,” tutur Jung yang menorehkan T16 sebagai prestasi terbaiknya ketika memainkan Haikou Championship. ”Jadi, saya menggunakan 9-iron, memukul fade, dan beruntung bolanya masuk. Saya sungguh senang.”

Tapi jelas yang membuatnya makin senang lagi ialah lantaran ia kini memimpin turnamen yang dilangsungkan di Guilin Landscape Golf Club ini. Setelah hole-in-one tersebut, ia mencatatkan dua birdie lagi, sebelum akhirnya mengakhiri putaran pertamanya dengan bogey di hole 9.

”Ini putaran yang bagus. Saya senang dengan permainan saya. Di hole terakhir saya memang melakukan tiga putt, tapi secara keseluruhan saya pikir pukulan iron saya bagus dan putter saya juga sangat bagus,” ujar Jung.

Sementara itu, pegolf Malaysia yang belum lama ini menikah, Arie Irawan berhasil bermain tanpa bogey dengan skor 68 dan berada di tempat kedua bersama pegolf Australia Kevin Yuan, Justin Shin dari Kanada, Alex Belt dari Inggris, dan duo Amerika Shotaro Ban dan Jeffrey Kang, yang merupakan pimpinan Order of Merit saat ini.

Arie yang ditemani oleh sang istri sebagai kedinya baru saja kembali mengikuti PGA TOUR Series-China setelah sebelumnya melewatkan seri yang berlangsung di Haikou lantaran keduanya melangsungkan pernikahan mereka pada 11 Mei, persis pada pekan turnamen itu. Namun, kemitraan pasangan ini di lapangan justru memberi hasil yang positif berkat empat birdie dan tanpa bogey. Ini sekaligus putaran terbaik Arie selama bermain di sirkuit ini.

”Saya sangat ebruntung ditemani istri saya pekan ini. Ini pertama kalinya ia melakukan perjalanan dan menjadi kedi bagi saya, dan dia mengurusi makanan saya sehingga membuat putaran ini mudah,” ujar Arie sambil tersenyum.

”Bersama dia di sini sungguh membantu. Ia membuat saya lebih tenang dan itulah sebabnya saya tidak melakukan bogey hari ini. Ia membuat saya gembira,” sambung Arie yang menjalani musim penuh pertamanya pada PGA TOUR Series-China.

Performa bagusnya kali ini juga didukung oleh kondisi lapangan yang menyerupai lapangan Templar Park Country Club di Malaysia. Lapangan itu merupakan saksi kemenangannya menjuarai Maybank Players Championship di sirkuit lokal PGM Tour.

”Saya suka lapangan golf ini lantaran menyerupai lapangan yang memberi gelar terakhir saya di Malaysia,” tutur Arie lagi. ”Layout-na sangat mirip dengan formasi bebatuan dan segalanya, dan saya suka set-up green-nya. Sangat cocok dan menjadi kunci memberi peluang di hole-hole par lima.”

Share.

Leave A Reply