Green Mulai Mengincar Gelar, Trio Korea Memimpin

0

Pegolf muda asal Malaysia Gavin Green kini berada dalam posisi mengincar gelar pada ajang Shinhan Donghae Open dan hanya berjarak satu stroke dengan trio pemain Korea, Kang Kyungnam, Kim Junsung, dan Lee Seungtaek yang berada di puncak klasemen.

Pada akhir putaran kedua hari ini (15/9), ketiga pemain tuan rumah tesebut mencatatkan total skor 134. Kim dan Kang sama-sama memainkan skor yang serupa, 2-under 69, sementara Lee yang mencatatkan skor 4 under 67 kini menikmati posisi teratas pada ajang kolaborasi Asian Tour dan KPGA Tour dengan total hadiah US$1,06 juta ini.

Adapun Green berharap bisa menembus dominasi pemain tuan rumah ketika setelah dalam dua putaran pertama ia mengumpulkan total 7-under 135.

Green yang mengawali putaran kedua dengan posisi T7, masih menampilkan performa yang positif untuk meraih gelar Asian Tour pertamanya. Kemampuannya memukul jauh terbukti sangat membantu dirinya untuk menaklukkan Bear’s Best Cheongna Golf Club di Incheon yang dimainkan sepanjang 6.953 yard dari tee hitam. Dengan rata-rata jarak pukulnya yang mencapai 312 yard dalam dua putaran, ia memiliki senjata yang meyakinkan untuk melakukan terobosan dalam karier profesionalnya.

”Saya jelas sangat gembira lantaran kondisinya sangatlah berat hari ini. Angin berembus sangat kencang saat kami tee off dan relatif sama sepanjang putaran ini,” tutur Green.

Green menjelaskan bermain sabar menjadi kunci untuk bermain dalam kondisi berangin itu. Meskipun beberapa putt jarak pendeknya sempat meleset, ia masih sanggup menjaga emosinya agar tidak mudah frustrasi.

”Eagle di hole 14 membantu saya dan saya bisa mendapat birdie di hole 18 untuk finis dengan 7-under,” sambungnya lagi. ”Saya bisa memukul beberapa drive yang bagus dan jika bisa mempertahankan pukulan demikian, semoga hasilnya juga bagus.”

Kang Kyungnam

Kondisi berangin itu jelas memengaruhi pemain lain. Kang Kyungnam yang masih mempertahankan posisi teratas mengakui kondisi demikian memberi tantangan yang berat.

”Tee off di hole 14, 15, dan 16 sangatlah berat karena fairway-nya sangatlah sempit dan bola menjadi mudah untuk OB. Saya yakin siapa pun yang bisa main di tiga hole ini berpeluang untuk menjuarai turnamen ini,” tuturnya.

Sementara itu, Kim Junsung, yang memainkan turnamen Asian Tour kedua setelah memegang kartu Tour melalui Q-School awal tahun ini, mengaku melakukan beberapa kesalahan ketika memulai permainannya dari hole 10.

”Tapi secara keseluruhan, saya sangat puas dengan cara main saya hari ini. Saya sudah memukul dengan bagus bahkan sebelum turnamen ini dimulai dan saya senang bisa menunjukkanya di sini,” ujar Kim. ”Posisi pinnya memang lebih sulit, terutama di hole 17 dan 18. Sangat sulit untuk mendapat par di hole 17 jika pukulan tee Anda meleset. Anda juga mesti bisa main akurat saat memukul dari tee hole 18.”

Sayangnya, satu-satunya wakil Indonesia pada ajang ini, George Gandranata, harus pulang lebih awal. George hari ini bermain dengan skor 3-over 74, setelah kemarin (14/9) main 2-over 73.

Beberapa nama besar lain juga terpaksa pulang lebih awal lantaran bermain melebihi 2-over. Beberapa di antaranya ialah K.T. Kim, Jeev Milkha Singh, dan Thaworn Wiratchant.

Share.

Leave A Reply