Go dan Jin Memimpin dalam 36 Hole

0

Lloyd Jefferson Go dan Jin Cheng kembali membukukan skor yang sama, 3-under 67, pada putaran kedua Asia-Pacific Amateur Championship kemarin (5/10) dan menjadi pimpinan klasemen dalam 36 hole. Keduanya unggul satu stroke dari pesaing terdekatnya.

Dalam dua putaran pertama turnamen yang layak disebut sebagai ajang Major pegolf amatir ini, Go dan Jin sama-sama mencatatkan skor total 8-under 132. Bermain di lapangan 70 par New Tanjong Course di Sentosa Golf Club, keduanya mengungguli pegolf Korea Ha Jinbo dan pegolf China lainnya Zheng Kai Bai.

Pimpinan klasemen hari pertama asal Australia David Micheluzzi kemarin harus puas dengan 1-over 71 sehingga mesti melepas posisi teratasnya.

Sementara itu, pegolf India Rayhan Thomas sukses mengikuti jejak Micheluzzi dalam skor terendah dalam turnamen kali ini ketika bermain 6-under 64. Pencapaiannya kemarin sekaligus memberinya peluang masuk dalam persaingan lantaran hanya enam stroke di belakang kedua pimpinan klasemen.

Go berpeluang untuk mencatatkan sejarah pada turnamen ini dan bagi negaranya. Hingga edisi ke-10 tahun ini, belum pernah ada pegolf Filipina yang berhasil masuk peringkat 5 besar. Go sendiri mencatatkan prestasi terbaiknya pada edisi 2015 ketika ia finis di peringkat T8. Ini merupakan keikutsertaannya yang keenam.

”Peluang untuk kembali mengikuti The Masters memberi motivasi bagi saya untuk bermain lebih baik.” — Jin Cheng

”Hari ini (kemarin) saya memainkan putaran yang berat. Ada beberapa kesalahan dan saya masih bisa mengamankan skor. Kunci pada akhir pekan ini ialah berusaha memukul sebanyak mungkin ke fairway supaya bisa mendapatkan spin untuk pukulan approach. Green di sini makin keras dan akan lebih sulit membuat bola berhenti,” papar Go.

Sementara itu, Jin sendiri memiliki motivasi tinggi untuk kembali ke Augusta, sekaligus menuju Royal Purtrush untuk The Open Championship, untuk pertama kalinya. Setelah menjuarai edisi 2015 lalu di Hong Kong, ia tampil pekan ini, di antaranya, dengan bekal meraih medali perak beregu dan perunggu individu pada pesta olahraga empat tahunan  Asia, Asian Games XVII.

”Peluang untuk kembali mengikuti The Masters memberi motivasi bagi saya untuk bermain lebih baik. Tapi saya berusaha untuk tidak memikirkan hal itu saat melakukan pukulan. Saya tak ingin memikirkan hal yang lain dalam dua hari berikutnya, dan akan berusaha untuk tetap fokus pada proses yang harus saya jalani,” ujar pegolf berusia 20 tahun ini.

Asia-Pacific Amateur Championship tahun ini merayakan penyelenggaraan ke-10 sejak pertama kali digelar tahun 2009. Sebagai kolaborasi dari Asia-Pacific Golf Confederation, The Masters Tournament, dan R&A, ajang ini memberi tiket bermain pada The Masters dan The Open Championship sehingga menjadikannya sebagai salah satu ajang amatir paling prestisius.

Share.

Leave A Reply