Empat Pemain Menguasai Puncak Klasemen

0

The Evian Championship tahun ini memberikan suguhan yang sangat menarik. Pada akhir putaran kedua kemarin (14/9), empat pemain menguasai puncak klasemen setelah sama-sama mengumpulkan skor total 8-under 134.

Pegolf Puerto Rico yang juga merupakan salah satu pimpinan klasemen pada hari pertama Maria Torres kini harus berbagi peringkat teratas dengan pegolf Korea Lee Mihyang, dan dua pemain Amerika Mo Martin dan Amy Olson.

Torres yang melakoni debutnya pada ajang ini berhasil mempertahankan posisinya sebagai salah satu pimpinan klasemen setelah kemarin membukukan skor 2-under 69. Tak seperti putaran pertama, kali ini ia bermain dengan empat birdie dan dua bogey.

”Hujan turun, tapi semua orang bermain dalam kondisi yang sama, jadi tidaklah pantas untuk mengeluhkannya. Tapi saya mengawalinya dengan bogey-bogey. Jelas awal terbaik, tapi entahlah, saya terus bermain dan mulai menemukan iramanya lagi,” tutur Torres, yang mulai bermain golf pada usia 7 tahun.

Torres mengaku posisinya pada putaran kedua tidak ubahnya dengan putaran pertama sehingga lebih mudah baginya untuk bisa bangkit kembali.

”Saya pikir kunci pada hari ini (kemarin) ialah berhasil mengamankan beberapa par. Dan tetap berpikir positif dan terus mempertahankan permainan,” imbuhnya lagi.

Selepas musim panas tahun ini, Torres memang tampil dengan mengagumkan. Memainkan musim perdananya pada LPGA Tour, ia sempat tidak lolos cut dalam 14 turnamen yang ia mainkan. Lalu mendadak ia mencatatkan dua kali finis di peringkat sepuluh besar. Dan kini ia menjadi salah satu pemain yang berpeluang mencatatkan prestasi.

Peraih Rolex Annika Major Award 2017 Ryu Soyeon termasuk salah satu nama yang masih berpeluang menjuarai The Evian Championship 2018 ini.

Adapun pegolf Korea Lee Mihyang kemarin membukukan skor 5-under 66, yang ditandai dengan sebuah eagle di hole 9 dengan empat birdie dan sebuah bogey. Eagle tersebut berhasil ia bukukan setelah melakukan pukulan dari bunker yang berjarak sekitar 30 yard ke pin.

”Saya mendiskusikan titik mendaratnya bola dengan kedi saya, dan saya pikir bola benar-benar mendarat di titik tersebut dan kemudian bola berhasil masuk,” ujar Lee.

”Ini (Evian Resort Golf Club) adalah lapangan yang sulit dan rough-nya sedikit lebih tebal ketimbang tahun lalu. Lalu saya pikir green-nya juga lebih lembut daripada kemarin (putaran pertama). Mungkin karena hujan. Jadi, green-nya sedikit lebih mudah daripada kemarin.”

Sementara itu, Mo Martin berhasil bermain dengan solid pada hari kedua kemarin, meskipun sempat merasa panik lantaran tak membawa buku yardage-nya.

”Saya senang punya kedi yang hebat karena saya lupa membawa buku yardage saya pagi ini (kemarin). Saya bisa jadi sedikit pelupa, dan ini memalukan. Saat kami menuju ke tee saya bertanya kepada kedi saya, ’Kaupegang buku yardage saya tidak?’ Dan ia menjawab, ’Tidak.’ Saya mulai merasa panik. Ayako (Uehara) juga sempat membantu saya. Tapi kedi saya punya buku cadangan dan untunglah hal itu tidak menjadi masalah. Saya mesti berteria kasih kepada Craig Castrale (kedi Martin),” tutur Martin.

Satu pegolf lagi yang berada di puncak klasemen ialah Amy Olson. Pegolf Amerika ini juga menjadi salah satu pemain kejutan dalam turnamen kali ini. Pegolf berusia 26 tahun yang beralih profesional empat tahun lalu ini belum sekalipun meraih gelar, tapi tujuh birdie dan satu bogey yang ia bukukan pada hari kedua itu membuatnya mencatatkan skor 8-under 134 dan menjadi salah satu pimpinan klasemen.

Dan hari ini (malam ini Waktu Indonesia bagian Barat), ajang Major pamungkas pada musim ini akan memasuki babak persaingan yang baru. Putaran ketiga yang kerap disebut sebagai ”moving day” bakal menjadi pembuka menuju babak akhir.

Persaingan pun masih sangat terbuka. Raihan skor yang dimiliki keempat pegolf tersebut masih sangat berada dalam jangkauan. Salah satu pimpinan klasemen hari pertama, Carlota Ciganda asal Spanyol hanya berjarak satu stroke dari mereka. Adapun tujuh pegolf lainnya membukukan skor 6-under 136, dengan peraih Rolex Annika Major Award 2017 Ryu Soyeon sebagai salah satunya dan pegolf Inggris Georgia Hall yang belum lama ini menjuarai RICOH Women’s British Open—kemenangan akan membuatnya mendampingi Justin Rose sebagai pegolf No.1 Dunia.

Tahun ini, catatan positif juga dibukukan oleh tuan rumah. Dua pegolf Perancis, Camille Chevallier dan Celine Boutier sukses melaju ke putaran akhir pekan. Jelas keduanya akan berusaha untuk bermain lebih baik lagi agar bisa finis di tempat terbaik.

Share.

Leave A Reply