Dari Kuartet Menjadi Trio

0

Kuartet Indonesia yang turun berlaga pada ajang Asia-Pacific Amateur Championship harus menjadi trio ketika memasuki putaran akhir pekan ini. Naraajie Emerald Ramadhan Putra, Almay Rayhan Yagutah, dan M. Rifqi Alam Ramadhan kemarin (5/10) dipastikan melaju ke dua putaran final.

Kartu skor para pemain Indonesia kemarin memang terlihat mengalami penurunan. Mereka tampak harus berjuang keras untuk bisa mengumpulkan birdie ketimbang pada hari pertama. Naraajie sendiri kemarin harus menunggu hingga hole 9 untuk mendapatkan birdie pertamanya. Itu juga setelah sempat mendapat bogey di hole sebelumnya.

Memasuki sembilan hole kedua, Naraajie bahkan harus membukukan angka 9 pada kartu skornya. Di hole 12 itu, bolanya OB dan berujung dengan tiga putt. Namun, ia tak membiarkan skor tersebut memengaruhi sisa permainannya.

”Saya bekata pada diri sendiri bahwa masih ada enam hole lagi. Jadi, di enam hole terakhir saya sengaja mengincar birdie, sayangnya hanya bisa mendapat birdie di hole 18,” ujarnya seusai memainkan putaran kedua.

 Skor 4-over 74 yang ia bukukan membuat Naraajie harus memulai putaran ketiga pagi ini dengan dari peringkat T28.

”Masih ada dua hari lagi dan apa pun bisa terjadi, jadi saya masih tetap optimis,” tegas Naraajie. ”Masih ada banyak peluang, masih ada 36 hole lagi.”

”Hari ini saya lebih berusaha agar tidak mendapatkan skor tinggi di kartu skor.” — Almay Rayhan Yagutah

Perjuangan keras juga harus dilakukan Almay, terutama setelah long game dan putting-nya pada hari kedua kemarin tidak sebaik pada putaran pertama. Sempat membuka hari kedua dengan birdie di hole 1, ia kemudian mendapat double bogey di hole 5.

”(Di situ) jarak tersisa sekitar 70 meter. Pukulan saya grounded dan bola masuk air,” tutur Almay yang masih mencatatkan dua bogey lagi di hole 9 dan 11.

”(Setelah double bogey di hole 5), percaya diri saya mulai turun dan terlalu banyak berpikir, khawatir mengulangi hal serupa. Ditambah putting dan long game yang tidak setajam hari pertama. Jadi, hari ini saya lebih berusaha agar tidak mendapatkan skor tinggi di kartu skor saya,” sambungnya.

Itulah yang berhasil ia lakukan. Dalam tujuh hole tersisa, Almay mencatatkan tujuh par untuk skor total 2-over 142.

”Saya masih memiliki keyakinan kalau saya bisa menembus akhir pekan.”
M. Rifqi Alam Ramadhan

Satu tempat lagi akhirnya berhasil didapatkan oleh Rifqi setelah batas cut-off ditentukan pada  6-over. Pada hari ketiga itu, Rifqi membukukan skor 3-over 73 dan nyaris gagal lolos lantaran mengumpulkan skor total 5-over 145.

”Saya sih masih memiliki keyakinan kalau saya bisa menembus akhir pekan,” tegas Rifqi yang hingga akhir putaran kedua kemarin mencatatkan birdie terbanyak kedua setelah Naraajie—Naraajie menorehkan total 8 birdie, sementara Rifqi mencatatkan 7 birdie.

”Untuk dua hari ini rencananya saya akan bermain santai saja sambil memperbaiki strategi di hole-hole yang menimbulkan masalah,” sambungnya.

Adapun Jonathan Wijono akhirnya harus pulang lebih awal setelah pada putaran kedua kemarin bermain dengan skor 78.

Pada akhir putaran kedua kemarin, pegolf asal Filipina Lloyd Jefferson God dan juara edisi 2015 asal China Jin Cheng memimpin di puncak klasemen. Keduanya sama-sama membukukan skor total 8-under 132.

Share.

Leave A Reply