Danny Masrin Akan Kembali ke Jepang

0

Pegolf Indonesia Danny Masrin akan kembali ke Jepang untuk mengikuti Panasonic Open Golf Championship Japan setelah pada ajang Ciputra Golfpreneur Tournament presented by Panasonic akhir pekan lalu (26/8) ia berhasil menjadi pegolf Indonesia terbaik.

Selama empat putaran yang berlangsung di Damai Indah Golf BSD Course, Tangerang pekan lalu, pegolf berusia 24 tahun tersebut berhasil mencatatkan skor 70-71-68-68. Total skor 11-under 277 menempatkannya di peringkat T19. Danny unggul 5 stroke dari Ian Andrew yang pada putaran final justru bermain dengan 3-over 75 dan harus puas finis di peringkat T36 dengan total 6-under 282.

”Pengalaman saya dari Indonesian Golf Tour Seri 3 (di Damai Indah Golf BSD) dengan bisa main 13-under selama tiga hari, lalu bisa main 9-under (pada Ciputra Golfpreneur Tournament presented by Panasonic) tahun lalu memang membuat ekspektasi saya tinggi,” tutur Danny.

Fakta itu didukung pula oleh performanya ketika mengikut China Tour, dua pekan sebelum berlaga pada ajang Asian Development Tour di BSD tersebut.

Danny mengaku emosi berpengaruh besar dalam permainannya pada dua putaran pertama. Kala itu ia bermain 3-under 141 setelah bermain 70-71. Skor tersebut memang cukup baginya untuk memainkan dua putaran terakhir.

Ajang Ciputra Golfpreneur Tournament presented by Panasonic ini sendiri memang memiliki standar yang lebih tinggi ketimbang penyelenggaraan tahun lalu. Hal ini diakui sendiri oleh Danny yang merasakan perubahan tingkat kesulitan tersebut.

”Saya dengar dari wasit di turnamen ini, mereka berharap skornya bisa sampai 20-under (seperti pada penyelenggaraan tahun lalu). Dan memang penempatan pin minggu ini lebih susah daripada tahun lalu. Posisi pinnya bukan yang biasa, kali ini lebih susah lagi,” tutur Danny.

Danny sendiri mengawali putaran finalnya justru dengan mendapat dua bogey berturut-turut dalam empat hole pertama yang ia mainkan. Namun, ia memperbaiki permainannya dan berbalik mendapat tiga birdie berturut-turut di hole 5, 6, dan 7 untuk mencatatkan skor 35 pada sembilan hole pertama. Danny kembali menambah dua birdie di hole 12 dan 13, sebelum akhirnya menuntaskan hole terakhir dengan birdie untuk 4-under 68 yang kedua baginya pada pekan itu.

Danny Masrin 2Meski finis di posisi T19, posisinya merupakan peringkat tertinggi yang diraih oleh pemain Indonesia dalam ajang ini. Dan sebagai bagian dari dukungan Panasonic, Danny mendapat tiket untuk kembali bermain pada ajang Panasonic Open Golf Championship di Jepang tahun 2018 mendatang. Ini merupakan kedua kalinya ia berhasil lolos untuk mengikuti ajang yang di-sanction oleh Asian Tour dan Japan Golf Tour tersebut.

”Untuk tahun depan, semoga  turnamen itu dilangsungkan di lapangan yang sama, soalnya saya sudah mengingat seperti apa lapangannya,” tutur Danny.

Bagi Danny, pencapaian pekan ini merupakan hal yang penting baginya dan menjadi bagian dari persiapannya untuk berlaga pada ajang IGT-PGM Championship, ajang yang akan mempertemukan para pegolf Indonesia terbaik dari Indonesian Golf Tour dan pegolf terbaik Malaysia dari Professional Golf of Malaysia.

Good day, good fight back, banyak momentum untuk dua minggu ke depan untuk IGT-PGM (Championship),” tukasnya.

Meski demikian, Danny masih harus memaksimalkan perangkatnya. Mulai memainkan perangkat dari Parsons Xtreme Golf pada Indonesian Golf Tour Seri 6 di Palm Hill, Danny mengaku masih belum memaksimalkan permainannya.

”Pukulan dengan stik ini memang lebih jauh, tapi rasanya 8-besinya (iron) terlalu jauh. Saya main dengan Mathiam Kayser dari Afrika Selatan yang pukulannya juga jauh, tapi pukulan 8-besi saya lebih jauh lagi, sampai dia juga heran,” ujar Danny sambil tertawa. ”Saya harus ke club fitter saya lagi supaya bisa lebih cocok.”

Share.

Leave A Reply