Danny Berpeluang Meraih Gelar ADT

0

Salah satu pegolf profesional terbaik Indonesia Danny Masrin membuka peluang untuk meraih gelar Asian Development Tour pertama dalam karier profesionalnya. Dalam putaran ketiga ajang Ciputra Golfpreneur Tournament presented by Panasonic kemarin, Danny membukukan skor 5-under 67 dan mengumpulkan skor total 11-under 205. Posisinya hanya berjarak tiga stroke dari David Gleeson yang kali ini memimpin sendirian.

Permainan Danny dalam dua putaran terakhir benar-benar menghapus hasil yang tidak memuaskan pada hari pertama. Membuka turnamen ini dengan skor 75, ia mengembalikan posisinya ke jalur persaingan dengan catatan 9-under 63 pada hari kedua.

Pada putaran ketiga kemarin (24/8), Danny bermain tanpa bogey. Setelah mencatatkan 3-under berkat birdie di hole 2, 4, dan 8, Danny menambah dua birdie lagi di hole 13 dan 14 untuk menuntaskan putaran ketiga itu dengan skor 67.

”Saya memang sudah terbiasa bermain di Damai Indah Golf BSD Course ini,” ujar Danny yang sempat meraih gelar Indonesian Golf Tour di lapangan yang sama pada musim 2017 lalu. Bahkan dalam tiap penampilannya di BSD pada ajang lokal tersebut, ia tak pernah terlempar dari posisi tiga besar. Dan kini peluangnya untuk mengikuti jejak George Gandranata dalam memenangkan ajang Asian Development Tour terbuka.

Hari ini menjadi hari penentuan baginya untuk mencapai impian tersebut. Namun, jelas ia harus bermain lebih prima dengan membukukan birdie sebanyak mungkin. Dan melihat statistik permainannya yang tajam pada hari kedua—saat itu Danny mencatatkan 16 dari 18 green in regulation untuk menorehkan skor 63—ia berpeluang untuk mewujudkan impian tersebut.

Pimpinan klasemen asal Australia David Gleeson menjadi salah satu pesaing terkuat yang juga berpeluang menjuarai Ciputra Golfpreneur Tournament presented by Panasonic kali ini.

Namun, melihat klasemen pada akhir putaran ketiga kemarin, beberapa pemain lain pun berpeluang melakukan hal serupa. Pimpinan klasemen asal Australia, David Gleeson menjadi kandidat terkuat setelah membukukan skor total 14-under 202. Sementara dua pegolf Thailand Nattawat Suvajanakorn dan Peradol Panyathanasedh berada satu stroke di belakang Gleeson.

Meski demikian, secara teori bahkan pemain seperti Indra Hermawan pun masih mungkin menyalip mereka. Indra yang pada hari ketiga kemarin bermain even par 72 telah mengoleksi 9-under 207. Jika ia bisa mengulangi performanya pada putaran pertama dua tahun lalu, ketika ia bermain 8-under 64, ia tak hanya berpeluang untuk mencatatkan hasil terbaiknya pada ajang Asian Development Tour, tapi juga berpeluang juara.

Sementara itu, Dominikus Glenn Yuwono, yang dipastikan menjadi pemain amatir terbaik ajang ini, kemarin bermain 69 sehingga mengumpulkan skor total 6-under 210. Skor serupa juga dibukukan oleh George Gandranata yang kemarin bermain 72.

Adapun Fajar Win Nuryanto dan Jordan Irawan kemarin juga bermain even par 72, semnetara Syukrizal bermain 2-ovr 74.

Putaran final tengah berlangsung dan Anda dapat mengikuti perkembangan skor di Damai Indah Golf BSD Course melalui situs resmi Asian Development Tour.

 

Share.

Leave A Reply