Bukukan Skor 68, Naraajie Ambil Alih Posisi Puncak

0

Putaran kedua Indonesian Golf Tour (IGT) Seri V yang berlangsung di Damai Indah Golf Bumi Serpong Damai (BSD) Course menjadi ladang bagi para pegolf untuk menuai skor rendah. Sebanyak 22 dari 104 pegolf mencetak skor under, empat di antaranya bahkan membukukan skor di bawah 67.

Salah satu dari empat pegolf itu adalah pegolf amatir Naraajie Emerald Ramadhan Putra. Atlet amatir yang akan bertanding dalam cabang olahraga golf Asian Games 2018 tersebut mengukir skor terendah selama dua putaran IGT Seri V, yaitu 8-under 64. Skor impresif ini langsung melesatkan namanya ke puncak klasemen dengan perolehan skor total 9-under 135.

Skor totalnya dalam dua putaran kali ini pun melampaui pencapaiannya dalam 36 hole ketika IGT digelar di lapangan yang sama pada bulan Maret musim lalu. Ketika itu, ia hanya membukukan 8-under 136 dalam dua putaran.

”Kemarin (putaran pertama) saya bermain sangat buruk karena masih mencari-cari pukulan yang pas setelah libur Lebaran. Tapi hari ini saya bermain sangat baik. Saya bisa kembali ke permainan terbaik saya sehingga bisa mencetak skor bagus,” jelas Naraajie.

Posisi Naraajie yang bermain pada jadwal pagi memang belum aman. George Gandranata yang menyelesaikan permainannnya pada sore hari langsung menempel Naraajie dengan catatan  8-unde 136 setelah pada putaran kedua kemarin ia bermain dengan skor 6-under 66. Ia bahkan membukukan lima birdie di enam hole terakhir.

”Skor pada hari pertama (2-under 70) merupakan hasil yang bagus setelah menghadapi kondisi lapangan dengan cuaca yang buruk. Pukulan saya pun kurang bagus kemarin (25/6). Namun, setelah berlatih sore harinya, saya sudah menemukan pukulan yang tepat. Swing saya lebih lepas dan berani. Bukti yang paling meyakinkan adalah hasil di enam hole terakhir hari ini (lima birdie). Pukulan ke greennya dekat dengan hole. Putting saya juga bagus,” kata George, yang baru saja sembuh dari demam berdarah dua minggu sebelumnya.

George pun menantikan partai final hari ini karena ia akan berada satu grup dengan Naraajie. Ia senang bisa bermain dengan pemain berbakat seperti Naraajie. ”Kita butuh pemain seperti Naraajie yang bisa memberikan pengaruh pada kita untuk tampil baik pula,” jelas George.

Sementara itu, Elki Kow, Peter Gunawan, dan Danny Masrin yang berada di T3 masih berpeluang mengejar dua pegolf di atasnya. Ketiganya sama-sama mengumpulkan skor 138. Elki dan Danny pernah menjuarai IGT BSD Course pada tahun lalu.

Jonathan Wijono dan Rinaldi Adiyandono menyusul dengan skor 139 (lima-di bawah par). Bersama dengan George, Elki, Jonathan, dan Peter bermain luar biasa di hari kedua ini. Elki dan Jonathan mencetak skor 66, sedangkan Peter 67.

Batas cut pada putaran kedua kemarin ditetapkan pada skor total 153. Sebanyak 51 pegolf lolos ke putaran akhir besok, 10 di antaranya adalah pegolf amatir.

Sementara itu, di divisi putri, pegolf Asian Games Ida Ayu Melati tetap bertahan di puncak dengan perolehan skor 8-under 136. Dengan tambahan 4-under 68 pada hari kedua, Ida mengungguli rekan satu tim Asian Games Marcella Pranovia dengan satu stroke. Atlet Asian Games lainnya Ribka Vania masih menempati posisi ketiga dengan skor 140.

Share.

Leave A Reply