Bukukan Rekor Lin Memimpin Menuju Putaran Final

0

Pegolf asal China Lin Yuxin, yang juga berstatus juara bertahan Asia-Pacific Amateur Championship kemarin (5/10) membukukan rekor lapangan, sekaligus memimpin klasemen sementara menuju putaran final.

Lin menuntaskan putaran ketiganya persis sebelum pihak penyelenggara memutuskan menunda pertandingan, setidaknya selama sekitar dua jam. Kala itu, ia mencatatkan skor 8-under 62. Catatan skor ini praktis menjadi rekor skor terendah di New Tanjong Course dan menyamai catatan skor terendah yang pernah terjadi sepanjang sejarah turnamen ini.

Jika bisa menang hari ini (7/10), Lin akan menjadi pegolf kedua yang sukses mempertahankan gelarnya, setelah Hideki Matsuyama melakukannya pada tahun 2010 dan 2011.

Uniknya, Lin memulai putaran ketiga itu dengan tertinggal enam stroke dari duet pimpinan kalsemen Lloyd Jefferson Go asal Filipina, dan rekan senegaranya Jin Cheng. Tapi ia pun memainkan putaran ketiga yang luar biasa. Dalam sepuluh hole, ia sudah mencatatkan tujuh birdie. ia akhirnya mencatatkan satu-satunya bogey pada hari ketiga itu, namun ia lekas pulih dan mencatatkan dua birdie lagi di hole 14 dan 16.

Catatan skornya kali ini sekaligus membuatnya memperbaiki skor terendahnya ketika menjuarai ajang ini di Royal Wellington pada tahun lalu.

”Sepanjang pekan ini saya sudah melakukan pukulan yang sangat bagus. Kemarin sore saya sempat berlatih dan bisa menemukan irama di atas green. Itulah sebabnya saya bisa mendapatkan 8-under,” ujar Lin yang pekan depan bakal genap berusia 18 tahun.

”Besok (hari Minggu ini) saya akan berusaha untuk mempertahankan permainan hari ini dan mencoba untuk tetap agresif, menyerang pin jika dibutuhkan, dan semoga bisa mendapatkan putaran yang bagus,” tutur Lin.

”Tentu saja saya lebih suka memimpin satu stroke, tapi tertinggal satu stroke juga bukan hal yang jelek.” — Lloyd  Jefferson Go

Lin sendiri sempat tenggelam lantaran pada awal tahun ini, ia justru mengalami cedera. itu pulalah alasan mengapa ia gagal tampil maksimal pada The Masters dan The Open tahun ini.

Sementara itu, pegolf asal Filipina Lloyd Jefferson Go terus mempertahankan peluangnya untuk bisa mencatatkan sejarah sebagai pegolf Filipina pertama yang menjuarai ajang bergengsi ini. Pada putaran ketiga kemarin, ia berhasil mencatatkan skor 1-under 69 dan total mencatatkan 9-under 201.

”Tentu saja saya lebih suka memimpin satu stroke, tapi tertinggal satu stroke juga bukan hal yang jelek. Saya tahu saya hanya harus bermain dan menampilkan permainan golf terbaik,” ujarnya.

Putaran final Asia-Pacific Amateur Championship dipastikan akan berlangsung seru. Penonton pun diharapkan bakal menikmati sebuah babak yang dramatis. Terlebih tak hanya Lin dan Go saja yang memiliki potensi menjuarai ajang ini.

Pegolf terbaik Indonesia Naraajie Emerald Ramadhan Putra masih memiliki peluang untuk menorehkan sejarah sekaligus memberi kebanggaan bagi Indonesia. Pada putaran ketiga kemarin, pegolf 18 tahun asal Bandung itu mencatatkan skor 7-under 63. Skor totalnya, 203 hanya berjarak tiga stroke dari Lin.

Tahun ini, pemenang dari kejuaraan ini akan mendapat hak berlaga pada The Masters dan The Open Championship. Sementara pegolf yang meraih tempat kedua akan mengikuti Qualifying Seris The Open.

Share.

Leave A Reply