Brian Harman Memimpin, Justin Thomas Fenomenal

0

Pegolf Amerika Serikat Brian Harman menunjukkan permainan solid bermain 5-under 67 memimpin US Open di Erin Hills Golf Course. Pegolf kidal ini untuk sementara memimpin dengan kunggulan satu stroke dari rekan senegaranya, Justin Thomas, yang membukukan skor fenomenal 9-under 63.

Meskipun masih jauh—18 hole dalam sebuah putaran final bisa menjadi sangat panjang dan terasa lama—jelas ada banyak hal yang bisa terjadi. Tapi setidaknya, Harman berpeluang untuk menjadi pegolf kidal pertama yang menjuarai US Open. Dan jika itu terjadi, ia akan menjadi juara US Junior Amateur keempat yang memenangkan US Open setelah Johnny Miller, Tiger Woods, dan Jordan Spieth.

Sebelumnya, pada Mei lalu, Harman berhasil menjuarai ajang PGA Tour keduanya di Wells Fargo Championship. Kemenangan inilah yang membawanya bisa bermain pada US Open lantaran berhasil masuk peringkat 60 besar dunia.

”Jelas saya tidak tahu apa yang bakal terjadi besok (putaran keempat), tapi saya merasa lebih termotivasi melihat cara saya memukul bola,” ujar Harman. ”Itu pukulan terbaik yang pernah saya lakukan sejak lama. Dan short game saya cukup bagus. Putting saya juga sangat bagus. Jadi, saya amat bersemangat untuk semua itu.”

Meski Harman berada di posisi teratas, sorotan putaran ketiga ada pada Justin Thomas yang mencatatkan 9-under 63. Skor fenomenal ini ia peroleh dengan membukukan 9 birdie, 1 eagle, dan 2 bogey. Ia memukul ke 11 dari 14 fairway dan mencatatkan GIR hingga 78%, yaitu 14 dari 18 green. Catatan ini membuatnya berhasil mencetak rekor dengan menjadi pemain pertama yang mencatatkan skor 63 terbaik, dalam kaitannya dengan jumlah par, dalam sejarah US Open.

”Saya merasa sangat gembira bisa mendapatkan peluang bagus untuk menjuarai turnamen ini,” ujar Thomas. ”Saya merasa permainan saya sudah cukup bagus untuk bersaing dalam ajang Major tahun ini.”

Thomas, runner-up pada US Junior Amateur 2010 dan anggota pemenang Tim Walker Cup AS 2013 mengaku bakal merasa gugup, ”tapi ini rasa gugup yang positif. Itulah sebabnya saya bermain: untuk menempatkan diri saya dalam posisi bersaing,” tegas Thomas yang meraih gelar PGA Tour pertamanya di Malaysia—pada CIMB Classic.

Broeks Koepka, pegolf AS lainnya, juga 11-under 205, bersama dengan pegolf Inggris Tommy Fleetwood, yang tentu akan membuat putaran final US Open ke-117 ini makin seru.

”Saya sudah sering membayangkan menjuarai US Open. Melakukannya tiap malam takkan membantu dan takkan membuat perbedaan. Hanya butuh konsentrasi tiap hari sampai kesempatan itu dating,” ujar Fleetwood.

Juara The Players Championship tahun ini menjadi wakil Asia dengan posisi yang masih berpeluang untuk mencatatkan sejarah bagi benua Asia. Kim Si Woo untuk sementara berada di peringkat 6 dengan 9-under 207.

Sementara itu, Rickie Fowler yang sempat tampil mengagumkan pada hari pertama, berada satu posisi lebih baik daripada Kim, setelah mencatatkan total 206 stroke dan hanya berjarak dua stroke dari Harman.

Kondisi cuaca pada putaran final diprediksi akan mengalami embusan angina antara 15 dan 25 meter per jam pada sekitar pukul 13:00 waktu setempat. Kondisi demikian tampaknya bakal menghadirkan drama yang menarik.

Share.

Leave A Reply