Berry Henson Siap Melanjutkan Sensasinya

0

Pegolf Amerika Serikat Berry Henson siap melanjutkan sensasinya ketika memastikan tempat bermain pada Maybank Championship pekan ini. Ia memastikan keikutsertaannya setelah berhasil finis sendirian di peringkat 4 di Myanmar.

Henson yang belum lama pulih dari cedera pergelangan tangannya telah menorehkan prestasi yang luar biasa untuk pemain yang harus absen selama 18 bulan dari golf. Dalam dua turnamen terakhir, Henson telah mencatatkan satu kali masuk sepuluh besar, dan satu kali pula masuk lima besar.

Pegolf berusia  sempat mengikuti Qualifying School Asian Tour untuk berusaha mendapatkan status penuh di Tour papan atas ini. Sayangnya, ia hanya finis di peingkat T56 setelah membukukan skor 68, 70, 75, 72, dan 71.

Meskipun belum berhasil memenangkan Qualifying School, Henson masih berhak tampil pada ajang SMBC Singapore Open melalui kategori Medical Exemption. Kesempatan ini jelas tidak ia sia-siakan. Ia tampil trengginas di Singapura dengan bermain 70-72-71-65. Total skor 6-under 278 miliknya menempatkannya di peringkat T8.

Henson yang ditemani kedi profesional asal Malaysia Sahfri Salleh, melanjutkan perjalanannya ke Myanmar untuk kembali menunjukkan hasil yang luar biasa. Jika di Singapura ia finis di peringkat T8, kali ini ia finis sendirian di peringkat empat. Dan sekali lagi, pada putaran final di Pun Hlaing Golf Club pekan lalu, ia mencatatkan skor rendah, 64.

”Saya ini Mr. Sunday,” ujar Henson mengacu pada keberhasilannya bermain gemilang pada putaran final. ”Luar biasa. Permainan saya sudah kembali dan saya hanya tinggal mempercayai diri sendiri. Minggu lalu di Singapura saya mempercayai diri saya dan main dengan skor 65. Kali ini pun saya melakukan hal yang sama.”

Permainan Henson dalam dua turnamen tersebut memang tak mengesankan kalau ia baru saja kembali dari cedera panjang. Namun, ini menunjukkan bahwa proses rehabilitasinya itu berlangsung sangat baik.

Cedera yang ia alami sebenarnya terbilang parah. Ia harus melakoni dua operasi besar, yang membuatnya bahkan sempat meragukan kalau ia akan bisa kembali bermain golf. Namun, berkat dukungan penuh timnya, ia berhasil kembali.

”Hal terberat selama proses rehabilitasi yang saya alami ialah bersabar. Tapi saya bersyukur memiliki tim yang sangat mendukung saya. Dokter saya terbilang sangat ketat selama saya menjalani pemulihan,” tutur Henson.

Henson menuturkan, ia harus belajar mengenali kondisi tubuhnya selama proses pemulihan tersebut. Hal ini menjadi sangat penting bagi para atlet yang mengalami cedera. Meski keinginan untuk kembali bermain sangat kuat, Henson berhasil terus bersabar untuk akhirnya bisa kembali berkompetisi.

”Dua turnamen terakhir merupakan hasil terbaik yang bisa saya dapatkan. Sulit untuk mengeluhkan hasil tersebut,” ujar Henson lagi.

”Sekarang saya merasa lebih kuat dan tubuh saya terasa lebih baik. Saya tahu absen lama dari turnamen bukanlah masalah besar. Pada dasarnya saya mesti yakin pada kemampuan saya untuk bermain pada level tertinggi lagi,” tutur Henson.

Ia sudah membuktikan dirinya sanggup dengan mencatatkan hasil yang membanggakan dalam dua turnamen kolaborasi Asian Tour dan Japan Golf Tour. Dan pekan ini ia berkesempatan main di panggung yang lebih besar lagi, dengan Maybank Championship merupakan turnamen co-sanction Asian Tour dan European Tour.

Share.

Leave A Reply