Berkah Juara bagi Indra Hermawan

0

Pegolf senior Indra Hermawan akhirnya sukses menuntaskan misinya menjuarai ajang Indonesian Golf Tour (IGT) Seri IV yang berlangsung di Riverside Golf Club kemarin (24/5). Skor total 4-under 212 yang ia kumpulkan selama tiga putaran berhasil memberinya gelar IGT kedua sejak Tour lokal ini digulirkan pada 2014.

Pegolf berusia 38 tahun ini menunjukkan komitmen luar biasanya menjalankan ibadah puasa sembari bersaing dengan para pegolf terbaik Indonesia, baik sesama profesional maupun para pegolf amatir terbaik Indonesia yang tengah bersiap menuju Asian Games.

Mengawali putaran final kemarin dengan keunggulan hanya satu stroke memang membuat segala kemungkinan bisa terjadi. Namun, Indra sempat memulai upayanya meraih gelar kedua ini dengan meyakinkan. Ia sukses membukukan dua birdie di tiga hole pertamanya, yang sekaligus memperlebar jarak dari para pesaingnya.

Namun, situasi mulai berubah ketika ia justru mendapatkan dua bogey di hole 10 dan 13. Posisinya pun disalip oleh pegolf asal Aceh, Syukrizal yang bermain di depan Indra, yang justru telah membukukan skor 4-under hingga hole ke-14.

Adapun pimpinan klasemen pada putaran pertama, Jordan Surya Irawan akhirnya menuntaskan Seri IV ini dengan membukukan skor total 3-under 213. Dan ketika Syukrizal justru membukukan bogey di hole 17, bayang-bayang play-off pun mulai terlihat.

Hole 18 pun menjadi penentu. Namun, ketika pemain pada umumnya mendapatkan tekanan menghadapi putt penentu, Indra justru berhasil menggulirkan putt terakhir untuk memberinya birdie di hole pamungkas tersebut dan memupus peluang play-off dengan Jordan dan Syukrizal. Keduanya pun akhirnya harus puas berbagi tempat kedua.

”Saya berusaha menerapkan strategi yang sudah dijalankan dalam dua hari kemarin. Semua strategi sebenarnya bisa diterapkan.  Namun, lantaran kondisi fisik yang sudah lemas, khususnya pada sembilan hole kedua, pukulan saya menjadi tidak amaksimal, tidak mencapai target yang diinginkan,” papar Indra.

Beruntung memang ia berhasil memasukkan putt terakhir yang memberinya gelar kedua dalam dua musim terakhir ini. Sebelumnya Indra memenangkan gelar IGT pertamanya pada ajang Permata Indonesian Golf Tour yang berlangsung di Modern Golf & Country Club. Uniknya, sama seperti di Riverside Golf Club, penampilan Indra pada putaran final ajang tersebut juga tidaklah maksimal, namun justru memberinya gelar.

Perolehan skor yang diraih Indra ini sekaligus memperbaiki rekor skor kemenangan IGT yang ditorehkan oleh George Gandranata di lapangan yang sama. Musim lalu, George membukukan skor 3-under 213.

Persaingan di kelas amatir pun berlangsung seru. Jonathan Wijono yang sempat berpeluang meraih predikat Lowest Amateur justru mengalami bencana di hole terakhir. Hingga di fairway hole 18, pegolf asal Surabaya ini sebenarnya sudah membukukan skor total 3-under. Namun, bolanya harus tiga kali masuk air dan justru membukukan sembilan pukulan di hole tersebut, yang praktis melapangkan jalan bagi Kevin Caesario Akbar untuk merengkuh status tersebut.

Share.

Leave A Reply