Benita Mempertahankan Posisi di Puncak Klasemen

0

Benita Yuniarto Kasiadi mempertahankan posisinya di puncak klasemen sementara pada akhir putaran kedua Indonesian Golf Tour Seri I yang berlangsung di Jababeka Golf and Country Club kemarin (7/2). Bermain 1-under 71, ia mengumpulkan total 4-under 140 dan unggul satu stroke dari George Gandranata.

Ia mengawali putaran kedua kemarin dengan mendapat bogey di hole pertamanya dan sempat harus berjuang untuk mendapatkan birdie. Setelah terus bermain par hingga hole 15, Benita baru mendapatkan birdie pertamanya di hole 16 dan menambah satu lagi di hole 17.

Benita mengakui performanya pada putaran kedua tersebut kurang memuaskan lantaran putting-nya kurang bagus.

”Saya ada kesempatan birdie enam hole. Paling jauh hanya 3 meter,” ujar Benita yang sempat menjuarai ajang IGT yang digelar di tempat yang sama pada 2015. ”Tidak ketemu feel-nya ketika melakukan putt, jadi pukulannya kurang tenaga.”

Kali ini, George Gandranata tampil sebagai pesaing terdekat bagi Benita. George yang pada putaran pertama hanya bermain 1-under 71, kemarin berhasil main 2-under 70 sehingga mengumpulkan total 3-under 141.

Bermain dari hole 10, George sempat berada di puncak klasemen bersama Benita, setelah mendapat birdie di hole 16. Ia bahkan sempat mengumpulkan total 4-under setelah di sembilan hole terakhirnya mendapat birdie di hole 4 dan 7. Sayangnya, ia mendapat bogey di hole 9.

”Hari ini permainan saya cukup bagus setelah hybrid saya mengalami perbaikan. Sebenarnya, birdie-nya bisa lebih banyak. Namun, dengan kondisi lapangan yang green-nya cukup sulit dibaca, saya cukup puas dengan skor hari ini,” ujar George.

Meskipun hole-hole di lapangan Jababeka Golf and Country Club ini terbilang panjang-panjang, George pernah mencatatkan prestasi yang sangat baik di lapangan ini. Ia pernah meraih predikat runner-up  pada ajang LincGroup Jakarta Invitational, ajang Asian Development Tour, yang dimainkan di lapangan yang sama pada 2014. Ketika itu catatan skornya juga sangat baik, 66-68-71-71.

Sementara itu, pegolf amatir terbaik Indonesia saat ini, Naraajie Emerald Ramadhan Putra, masih mempertahankan peluang untuk menjadi pegolf amatir pertama yang menjuarai ajang IGT. Ia bahkan sempat memimpin klasemen sementara ketika pada sembilan hole pertamanya berhasil bermain dengan tiga birdie dan satu bogey.

Sayangnya, di sembilan hole terakhirnya ia hanya membukukan dua bogey sehingga kemarin hanya bermain even par 72. Total skornya 2-under 142 menempatkannya berada di peringkat ketiga bersama Junaidi Ibrahim, Danny Masrin, dan Rory Hie.

Share.

Leave A Reply