129 Peserta Siap Bersaing pada OJAO 2018

0

Sebanyak total 129 peserta siap bersaing pada Olympic Jabar Amateur Open (OJAO) 2018 yang dimulai besok (7/5) di Old Course Jagorawi Golf and Country Club. Para peserta yang berasal dari berbagai penjuru Indonesia ini sudah mulai melakukan putaran latihan resmi pada hari Minggu (6/5) tadi.

Kembalinya OJAO pada tahun ini menjadi momen yang ideal bagi para pegolf di seluruh Indonesia untuk kembali menguji kemampuan mereka sebelum melangkah ke level yang lebih tinggi lagi. Sebanyak 129 peserta yang akan mulai bertanding besok, 96 di antaranya merupakan pegolf pria, sementara sisa 33 lainnya merupakan pegolf wanita. Mereka mewakili sekitar 18 pengurus provinsi, 4 pengurus kabupaten, 10 perkumpulan golf, dan 4 pengurus kota. Dan dari jumlah tersebut, 4 di antaranya juga merupakan pegolf dari Malaysia dan Singapura.

Meskipun putaran latihan resmi baru diberikan pada hari Minggu (6/5) tadi, pihak panitia dan lapangan penyelenggara sebelumnya telah memberikan keringanan bagi para peserta terdaftar sejak pertengahan April 2018 lalu. Mereka yang berlatih pada Senin dan Selasa hanya dikenakan tarif green sebesar Rp245.000, sedangkan pada hari Minggu hanya sebesar Rp500.000.

Dari daftar peserta yang dipastikan berlaga besok, memang tidak ditemukan nama-nama, seperti Naraajie Emerald Ramadhan Putra atau Rivani Adelia Sihotang yang merupakan juara pada edisi ketiga tahun lalu. Para pegolf amatir utama yang tergabung dalam Tim Nasional Indonesia untuk Asian Games dikirim ke luar negeri untuk mengikuti sejumlah ajang amatir.

Meski demikian, beberapa nama yang akan bertanding besok mengindikasikan turnamen pekan ini juga bakal berlangsung seru, mengingat beberapa di antaranya juga memiliki sejumlah pengalaman mengikuti turnamen amatir berskala nasional dan internasional.

Beberapa atlet dari Jawa Barat, seperti Akmin dan Patricia Sinolungan, misalnya bakal menunjukkan permainan terbaiknya. Akmin menjadi salah satu instrument yang menentukan ketika Jawa Barat bersaing pada ajang Pekan Olahraga Nasional dua tahun lalu. Pengalamannya sebagai pegolf yang mewakili Jawa Barat dalam beberapa turnamen juga akan sangat berharga ketika ia turun bertanding besok.

Adapun Patricia Sinolungan memiliki pengalaman istimewa ketika ia terpilih untuk mengikuti ANA Inspiration Junior di Amerika Serikat beberapa waktu lalu. Meskipun ia belum berhasil menembus juara, pengalaman bertanding dalam kompetisi yang sangat ketat seperti itu tentu membantunya berkembang menjadi pegolf yang lebih tangguh, yang tentunya akan ia tunjukkan mulai besok.

Dari Banten, misalnya, M. Seandy Alfarabi sempat menorehkan prestasi ketika memenangkan ajang Emeralda-Menpora Cup 2016. Meskipun tahun ini namanya belum sempat menjulang lagi, ia berpeluang memberikan kejutan jika bisa menemukan bentuk permainan seperti ketika menjuarai ajang dua tahun lalu itu.

Rekan seprovinsi Seandy, I Nyoman Pasek Jiwandana, juga ikut berpartisipasi pada ajang pekan ini. Belum lama ini ia berhasil menjuarai Jack Nicklaus International Invitational dan akan menjadi salah satu wakil Indonesia pada ajang serupa yang digelar di Amerika Serikat. OJAO ini jelas akan menjadi pemanasan penting baginya agar bisa main maksimal di AS.

Beberapa nama lain dari kelompok wanita yang patut disimak ialah Ika Woro Palupi, Michela Tjan, Nadya Rosiana, dan Nanda Winnet Soraya. Sedangkan beberapa nama lain dari kelompok pria yang menarik untuk diikuti permainannya ialah Bradley Taslim, Jose Suryadinata, Gabriel Hansel Hari, dan Rizchy Subakti.

Menariknya, beberapa peserta OJAO sempat mengikuti ajang Indonesia Elite Amateur Championship yang dimainkan di Pondok Indah Golf Course hari ini. Jose Suryadinata dari Jawa Timur, misalnya, berhasil mematok tempat ketiga di belakang Jonathan Wijono dan Naraajie Emerald Ramadhan Putra setelah membukukan total skor 6-over 222. Sementara Patricia Sinolungan sendiri berhasil finis T2 bersama Rivani dengan total skor 3-over 219.

”Para pegolf di lapis kedua dan ketiga juga harus memiliki kesempatan. Jadi, meskipun para pegolf lapis utama tidak bisa ikut, OJAO tetap digulirkan,” tutur Ketua Panitia OJAO 2018 Freddy Gondowibowo.

Bagaimanapun hasil yang akan kita dapatkan pada 9 Mei 2018 mendatang, OJAO sekali lagi menjadi bukti komitmen dan kolaborasi yang luar biasa dari sebuah perkumpulan golf, yaitu Olympic Golf Club, dan pengurus provinsi yang menaunginya, yaitu Pengprov PGI Jawa Barat.

Share.

Leave A Reply